LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Akbar Tandjung sebut Ical ingkar janji soal akhiri konflik Golkar

"Tapi ternyata tidak selesai malah yang terjadi semakin berkepanjangan," ujar Akbar.

2016-01-03 23:12:00
Kisruh Golkar
Advertisement

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tandjung pernah dijanjikan oleh Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali, Aburizal Bakrie alias Ical akan menyelesaikan konflik partai berlambang pohon beringin ini pada Pilkada serentak 2015. Namun Ical telah mengingkari janjinya, sehingga konflik Partai Golkar tak kunjung selesai.

"Pada Maret, sebelum pendaftaran calon kepala daerah, Pak Aburizal pernah menjanjikan saya kalau pertengahan April 2015 akan selesai. Tapi ternyata tidak selesai malah yang terjadi semakin berkepanjangan," ujar Akbar di kediamannya, Jalan Purnawarman, Jakarta, Minggu (3/1).

Dia menjelaskan saat itu, Partai Golkar sempat dikhawatirkan tidak bisa mengikuti pilkada serentak karena konflik Agung Laksono dengan Ical.

"Karena adanya kepengurusan KPU dalam peraturannya, tidak mengizinkan hal tersebut tercapai. Namun pada saat pertemuan dengan Jusuf Kalla, kami mencoba untuk mengupayakan agar Golkar tetap dapat tempat untuk mengikuti pilkada serentak," bebernya.

Namun, menurutnya akibat dari konflik tersebut hasil capaian suara untuk partai Golkar menurun pada Pilkada serentak 2015. Di mana sebanyak 116 calon kepala daerah kader Golkar ikut Pilkada, hanya mampu menang 46 calon di daerah.

"Ini sungguh pencapaian yang tidak baik bagi partai sebesar Golkar," ungkapnya.

Kemudian, menurutnya upaya hukum yang ditempuh oleh kubu Ical dan Agung sudah diperkirakan tidak akan selesai. "Kami sudah duga dari awal bahwa akan terus seperti ini, jadi kami berulang kali kirim surat agar cepat selesai," tandasnya.

Baca juga:
Pengurus tidak sah, cuma Mahkamah Partai Golkar yang masih diakui
Kemelut Golkar, Syahrul Yasin Limpo mulai bidik kursi Ketua Umum
Kubu Agung Laksono tak becus urus kantor gimana partai?
Gara-gara tunggakan listrik & PBB, kubu Agung dan Ical memanas lagi
Ceu Popong: Pak Agung ya kudu bayar listrik atuh
Kubu Agung siap bayar tagihan PLN tapi minta Ical tak ke DPP lagi

(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.