Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ceu Popong: Pak Agung ya kudu bayar listrik atuh

Ceu Popong: Pak Agung ya kudu bayar listrik atuh Ceu Popong. ©2015 merdeka.com/andrian salam wiyono

Merdeka.com - Kantor DPP Partai Golkar yang terletak di Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat kini terbengkalai. Bahkan tagihan listrik di gedung dengan dominan warna kuning itu telah menunggak lama.

Politikus Golkar Popong Otje Djundjunan yang kerap disapa Ceu Popong juga meminta kubu Agung Laksono untuk mempertanggungjawabkan segala operasional kantor Golkar. Sebab diketahui Kantor DPP Golkar selama ini dikuasai oleh Agung Laksono bersama loyalisnya.

"Grupnya Pak Agung ya kudu (harus) bayar atuh," kata Ceu Popong saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (2/1).

Anggota Komisi X DPR ini menilai Agung Laksono bersama loyalisnya seharusnya dapat menjaga kantor Golkar dengan baik. Sebab, mereka sendiri yang menggunakan kantor itu.

"Kubu Ical kan tidak boleh ke sana," katanya.

Seperti diketahui, Kantor DPP Partai Golkar menjadi tak terurus seiringnya dualisme yang tak kunjung usai. Bahkan, listrik pun sampai nunggak dan beberapa gaji karyawan pun menjadi telat.

Hal itu juga dibenarkan oleh Politikus Golkar Yorrys Roweyai yang menyebut seharusnya biaya operasional Kantor Golkar ditanggung oleh Agung Laksono.

"Iya memang betul belum bayar. Seharusnya Pak Agung yang bayar, Pak Agung yang tanggung jawab karena dia yang kuasain (Kantor Golkar)" kata Yorrys saat dihubungi.

Satpam yang berjaga di Kantor DPP Partai Golkar juga membenarkan bahwa Kantor akan gelap gulita ketika malam datang. "Sudah beberapa hari mati," ucapnya.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP