LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ahmad Dhani tuding massa pengepung dan polisi sudah kongkalikong

Ahmad Dhani tuding massa pengepung dan polisi sudah kongkalikong. Kemudian, lanjut dia, ada satu mobil komando dengan beberapa oknum di dalamnya berhenti di depan hotel tempat Dhani menginap dan melakukan orasi. Pentolan Band Dewa 19 ini pun tidak ingin mengambil risiko dan memilih tetap berdiam diri di hotel.

2018-08-28 17:58:06
Ahmad Dhani
Advertisement

Musisi sekaligus kader Partai Gerindra Ahmad Dhani Prasetyo bertemu dengan Wakil Ketua DPR sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Ahmad Dhani juga datang ditemani oleh tokoh agama yang aktif menggelorakan #2019GantiPresiden Neno Warisman.

Dalam pertemuan itu Dhani menceritakan pengepungan dirinya oleh beberapa oknum di Surabaya, Jawa Timur. Semua berawal seusai deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya.

"Jadi menurut teman-teman di lapangan, itu sudah ada pengancaman untuk membakar mobil komando. Akhirnya mobil komando disita polisi sehingga tidak bisa masuk ke ruang deklarasi. Mobil komando gerakan kita tidak dapat akses ke acara deklarasi," kata Dhani, di lokasi, Selasa (28/8).

Advertisement

Kemudian, lanjut dia, ada satu mobil komando dengan beberapa oknum di dalamnya berhenti di depan hotel tempat Dhani menginap dan melakukan orasi. Pentolan Band Dewa 19 ini pun tidak ingin mengambil risiko dan memilih tetap berdiam diri di hotel.

"Jadi saya tidak bisa keluar. Karena ditakutkan kalau keluar akan terjadi sesuatu sehingga saya dipaksa dalam hotel saja. Nah ini pasti sistematis. Pasti ini tidak dilakukan oleh kelompok massa," ungkapnya.

Dhani juga menduga sudah ada persekongkolan antara massa pengepungnya dan aparat kepolisian. Sebab, kata dia, hanya mobil komando tersebut yang bisa tidak disita dan digunakan untuk berorasi.

Advertisement

"Karena ini sistematis, pasti massanya ada yang organisir dan sudah kongkalikong dengan aparat sehingga mobil komando mereka bisa tidak diringkus oleh aparat. Tapi bisa seenaknya orasi di depan hotel saya dan sangat keras sekali dan itu mengganggu yang nginep di situ juga," ujarnya.

Hal itu, tambahnya, juga diperkuat dengan adanya orasi di hari bebas kendaraan (car free day) di Surabaya. Dimana beberapa orang justru mendemo Ahmad Dhani.

"Katanya di Surabaya car free day tak boleh digunakan untuk politik. Tapi akhirnya di situ car free day digunakan untuk mendemo Ahmad Dhani," ucapnya.

"Ini jelas aparat dan massa dari mereka sudah ada kongkalikong karena mereka dibiarkan begitu saja tidak ada pelarangan seperti kita dilarang di semua jalan," sambungnya.

Selain itu, Dhani mengatakan dirinya sempat diancam saat di Surabaya. Dia juga mengaku sempat dipersekusi secara halus oleh aparat setempat.

"Yang saya heran di sana banyak media dan Polisi. Kenapa polisi tidak nangkepin semua orang itu. Masukin selesai. Ini yang klise, seandainya mereka pakai baju FPI ya, pasti mereka sudah masuk kantor polisi semua itu. Tetapi kenapa mereka enggak ditangkap. Justru saya yang diusir suruh pulang dari Surabaya," tandasnya.

Baca juga:
Gerindra minta polisi yang usir Neno Warisman dan Ahmad Dhani dihukum
Sebut pengepungnya idiot, Dhani ditantang Wasekjen PP Rijalul Ansor
Ahmad Dhani usul Risma beri jadwal deklarasi #2019GantiPresiden & #Jokowi2Periode
Dhani sebut bahaya kalau dia marah, bisa habis semua yang mengepung
Debat panas rombongan Ahmad Dhani dengan penolak #2019GantiPresiden

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.