LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ahli Kesehatan Paparkan Indikator Daerah yang Telah Terjadi Penularan Omicron

Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof.Tjandra Yoga Aditama menyampaikan, satu daerah patut dicurigai terdapat kasus Covid varian Omicron saat terjadi peningkatan S Gene Target Failures (SGTF).

2021-12-05 16:33:00
varian omicron
Advertisement

Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof.Tjandra Yoga Aditama menyampaikan, satu daerah patut dicurigai terdapat kasus Covid varian Omicron saat terjadi peningkatan S Gene Target Failures (SGTF).

S Gene Target Failures adalah kondisi di mana Gen S atau spike protein tidak terdeteksi saat dilakukan tes sampel. Spike protein merupakan pintu masuk bagi sebuah virus dan mutasinya.

"Kalau di suatu daerah ditemukan peningkatan SGTF (S Gene Target Failures) maka ini mungkin dapat menjadi suatu indikasi beredarnya varian Omicron," ucap Tjandra dalam webinar, Minggu (5/12).

Advertisement

Tjandra mengatakan, tes yang digunakan sebagai sampel untuk mendeteksi virus dan mutasinya idealnya dengan melakukan whole genome sequencing (WGS). Untuk langkah ini, Indonesia masih tertinggal dengan India dan Singapura.

Berdasarkan data dari GISAID pada 1 Desember 2021, Singapura sudah melaporkan 10.151 sequencing, Afrika Selatan melaporkan 23.917 sequencing, Indie melaporkan 84.296 sequencing, dan Indonesia 9.265 sequencing.

"Indonesia jauh sekali tertinggal dengan Singapura dan India," ujarnya.

Advertisement

Senada dengan Tjandra, spesialis Mikrobiologi dr.Budi Haryanto mengimbau agar laboratorium yang ada di Indonesia melakukan uji whole genome sequencing ketika Gen S pada satu sampel tidak terdeteksi. Dikhawatirkan, sampel tersebut terkontaminasi dengan mutasi varian Omicron.

"Kalau ini mengikuti kaidah WHO kita kirim ke tempat yang dapat melakukan whole genome sequensing untuk melihat apakah ini varian Omicron atau bukan," ucap dr.Budi.

Selama ini laboratorium di Indonesia umumnya melakukan cek sampe sebanyak 2 sampel. Jika 1 di sampe tidak terdeteksi Gen S, sebaiknya melakukan whole genome sequencing.

Budi menjelaskan, pertimbangan sederhana WHO agar tidak menguji ulang, dan justru melakukan cek whole genome sequencing adalah karakteristik Varian Omicron di antaranya dapat menghilangkan Gen S, atau spike protein.

"Kalau beberapa laboratorium yang kadar S tiba-tiba targetnya hilang sudah harus ada kecurigaan dan buru-buru melapor ke penanggungjawab agar ini bisa dikatakan suspek varian Omicron," ucapnya.

Baca juga:
Deteksi dan Cegah Penyebaran Omicron, Laboratorium di Indonesia Harus Gunakan WGS
Khawatir Varian Omicron, Dinkes Semarang Periksa Dua Warga Gunakan WGS
Khawatir Muncul Omicron, Anggota DPR Sarankan Pemerintah Tutup Tempat Wisata
Gejala Varian Omicron Pada Anak Afrika Selatan Ringan
Puluhan Tahun Tinggal di Zimbabwe, Pria 72 Tahun Pulang ke India Positif Omicron
18 Penumpang Afrika Selatan yang Tiba di Belanda Positif Omicron

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.