LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Agus hilang saat memulung sampah di TPA Supit Urang Malang

Agus hilang saat memulung sampah di TPA Supit Urang Malang. Agus diduga terlambat menyelamatkan diri saat timbunan sampah longsor dan menimpanya.

2018-07-11 20:50:34
Kecelakaan kerja
Advertisement

Dua pemulung tertimbun longsoran di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Supit Urang Kota Malang, Jawa Timur. Korban atas nama Miskan (45) warga Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang dan Agus Sujarno (45) warga Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Miskan berhasil menyelamatkan diri dalam kejadian tersebut. Sedangkan Agus masih dalam upaya pencarian oleh Tim Search and Rescue (SAR). Agus diduga terlambat menyelamatkan diri saat timbunan sampah longsor dan menimpanya.

"Tiba-tiba saja longsor, kalau posisi Agus memang agak di bawah saya," kata Miskan kepada wartawan di TPA Sampah Supit Urang Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (11/7).

Advertisement

Menurut Miskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, saat keduanya tengah memulung sampah di sekitar lokasi. Miskan berhasil mendapat pegangan yang kemudian menyelamatkan dirinya. Sementara Agus tidak bisa menghindari longsoran bukit sampah tersebut. "Saya sendiri panik tapi masih berhasil selamat," tegasnya.

Agus diduga tertimbun longsoran yang bergerak hingga ke sekitar sungai di bawah gundukan. Miskan sendiri tidak bisa berbuat banyak, dan langsung menyampaikan kesaksiannya pada petugas setempat untuk segera memberi pertolongan.

Warga setempat menyusuri gundukan sampah sambil beberapa kali memanggil-mangil namanya. Hingga pukul 16.00 WIB, upaya pencarian Agus masih belum membuahkan hasil.

Advertisement

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, J Hartono mengatakan, upaya pencarian masih terus dilakukan. Petugas mengalami kesulitan lantaran kondisi tanah di lokasi yang labil dan miring.

"Kondisi tanahnya labil dan curam, kami tidak bisa menurunkan alat berat. Sampai saat ini, titik korban terjatuh masih dilakukan pencarian," pungkasnya.

Baca juga:
3 Warga Nias tewas berimpitan saat bersihkan sumur
Proses uji labfor ledakan AC di Wisma BCA makan waktu sepekan
2,5 Jam tertimbun sedalam 2 meter, pekerja bangunan ditemukan selamat
Mesin AC di Wisma BCA BSD diduga meledak, 4 pekerja terluka bakar
Hendak istirahat, Entris justru ketimpa peti kemas di Tanjung Priok
3 Korban ledakan AC Wisma BCA BSD masih dirawat intensif di rumah sakit
Polisi selidiki sebab AC meledak di wisma BCA BSD

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.