LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA
  2. REGIONAL

Ada Investor Baru, Pintu Kerja untuk Eks Buruh Sritex Kembali Terbuka

Dengan keberadaan investor tersebut, kemungkinan Sritex akan beroperasi kembali sesuai hasil kesepakatan dengan pemerintah pusat.

Jumat, 30 Mei 2025 09:09:00
sritex
Ilustrasi PT Sri Rejeki Isman Tbk/Sritex (SRIL) (Dok: PT Sri Rejeki Isman Tbk) (@ 2023 merdeka.com)
Advertisement

Sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah mengungkap ada satu investor akan mulai mengoperasikan pabrik Sritex Rejeki Isman (Sritex) mulai bulan depan. Dengan keberadaan investor tersebut, kemungkinan Sritex akan beroperasi kembali sesuai hasil kesepakatan dengan pemerintah pusat.

"Informasi pelaku usaha Juni bulan depan itu Sritex sudah jalan lagi. Jumlah pekerjanya 5.000. Tetapi dengan catatan ini menjadi kewenangan investor yang menanamkan modal ke situ," kata Ketua Apindo Jawa Tengah, Frans Kongi, Jumat (30/5).

Frans enggan mengungkap identitas investor yang akan mengoperasikan Sritex. Begitu juga saat ditanya apakah perusahaan yang dimaksud adalah Indonesia Makmur Tekstil, dia enggan menjelaskan lebih jauh.

"Yang pasti info dari Menaker sekarang ini sudah ada finalisasi dengan investornya," ungkapnya.

Advertisement

Dua Solusi

Ada dua solusi yang bisa ditempuh agar para buruh bisa bekerja lagi. Pertama, meminjam alat dan mesin produksi tekstil milik Sritex. Dengan begitu, para buruh bisa dipekerjakan kembali dengan sistem pemberian upah yang lama.

Advertisement

Kedua, Sritex diambil alih sepenuhnya. Jika memilih opsi ini, maka investor harus memberikan upah dengan ketentuan baru.

"Jadi buruhnya benar-benar dipekerjakan lagi atau tidak, itu tergantung kesepakatan antara kurator yang jumlahnya lima orang itu dengan investor Sritex yang baru," jelasnya.

Dia meminta kepada pelaku usaha bidang pertekstilan guna berhati-hati dalam menjalankan bisnisnya. Diharapkan pelaku usaha memahami perkembangan zaman dengan baik.

"Dengan pola adaptasi bisa dilakukan dengan cepat, taktis tanpa terburu-buru," ujarnya.

Selain itu, berinvestasi di bidang industri juga perlu ketelitian yang matang. Jangan sampai, piutang membebani bisnis hingga akhirnya mempersulit operasional perusahaan.

Advertisement

"Jadi di sektor ini perlu kehati-hatian yang sangat matang. Jangan gegabah. Terutama ketika beradaptasi dengan perubahan zaman yang serba cepat ini," pungkasnya.

Berita Terbaru
  • KAI Sampaikan Duka Mendalam atas Tabrakan Kereta Bekasi, Empat Korban Meninggal Dunia
  • Kecelakaan KRL Bekasi Timur: Empat Korban Jiwa dan Puluhan Luka, Evakuasi Berlangsung Dramatis
  • Danrem Ingatkan Prajurit TNI Bijak Media Sosial, Dukung PP Perlindungan Anak
  • Kepri Raih Insentif Rp3 Miliar Berkat Keberhasilan Tekan Kemiskinan dan Stunting
  • Pemkab Gianyar Raih Predikat Tujuh Terbaik Nasional dalam Evaluasi LPPD 2024
  • berita kontributor
  • berita update
  • regional
  • sritex
Artikel ini ditulis oleh
Editor Supriatin
D
Reporter Danny Adriadhi Utama
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.