Acara buka bersama KPK, pemberantasan korupsi tak boleh pilih kasih
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, acara ini juga sebagai forum untuk memberi masukan terhadap KPK. Dengan harapan KPK menjadi lembaga yang kredibel dan dipercaya oleh masyarakat.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar acara buka bersama di Kantor KPK, Jl Kuningan Persada Kav 4, Jakarta, Rabu (7/6). Sejumlah instansi dan elemen diundang, salah satunya adalah Komisi III DPR.
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, acara ini juga sebagai forum untuk memberi masukan terhadap KPK. Dengan harapan KPK menjadi lembaga yang kredibel dan dipercaya oleh masyarakat.
"Hanya mendengar aja dan masukannya intinya seperti itu walaupun dari instansi berbeda. Intinya bagaimana KPK lebih melihat ke depan case berhenti tidak terulang," kata Saut.
Soal Agun Gunandjar terpilih sebagai Ketua Pansus angket KPK, Saut menyebut sesuatu yang berbeda. Komisi III DPR sebagai mitra utama KPK berpesan agar lembaga antirasuah ini tak tebang pilih di dalam melakukan pemberantasan korupsi.
"Itu sesuatu berbeda. Kan pesannya enggak boleh tebang pilih. Itu pesan komisi III kan," tegas Saut.
Di lokasi yang sama, Wakil Ketua Komisi III DPR Fraksi Demokrat Benny K Harman mengapresiasi acara buka bersama yang diselenggarakan oleh KPK. Di mana KPK membuka diri, menerima masukan dari berbagai kalangan terutama dari mitra utama KPK.
"Dan saya tadi mengikuti sangat bagus masukan-masukan yang diberikan oleh mitra utama KPK dalam rangka penguatan KPK dalam pemberantasan korupsi," kata Benny.
Poin penting yang disampaikan Benny dalam acara tadi yakni, pertama, supaya KPK tetap menghargai asas praduga tidak bersalah. Kedua, supaya hindari trial by the pres.
Ketiga, Benny minta KPK dalam pemberantasan korupsi tidak boleh tebang pilih tidak boleh pilih kasih. Keempat, sampaikan supaya membangun kerjasama, komunikasi dengan instansi-intansi dan penegak hukum yang lain. Selanjutnya ia minta supaya KPK membuat semacam master plan pemberantasan korupsi ke depan.
KPK juga diharap menentukan titik-titik paradigma dalam pemberantasan korupsi.
"Supaya lebih efektif, efesien dan terukur lagi. Berikutnya saya minta pimpinan KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi orientasinya tetap pada pencegahan," kata Benny.
Benny menyimpulkan pemberantasan korupsi yang dilakukan, maksud dan tujuannya adalah pencegahan tindak pidana korupsi agar tidak berulang lagi.
Baca juga:
KPK sebut sudah biasa dituding pihak yang disebutkan dalam dakwaan
KPK buka peluang tetapkan tersangka lain dalam kasus suap DPRD Jatim
Rumah dua politikus PKB di Jawa Timur dikabarkan digeledah KPK
Jaksa KPK tolak permohonan Choel jadi justice collaborator
Rumah eks Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim dikabarkan digeledah KPK
Selain kantor dinas, KPK geledah seluruh ruang Komisi B DPRD Jatim
Kasus suap DPRD Jatim, KPK geledah sejumlah kantor dinas di Surabaya