9 Jam diperiksa KPK, Sekpri Dewie Limpo ditanya seputar proyek PLTU
Rinelda ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan KPK di sejumlah lokasi.
Sekretaris Pribadi Dewie Yasin Limpo, Rinelda Bandaso (RB) menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sembilan jam. Dia mengutarakan pemeriksaan belum selesai lantaran masih tahap penyidikan KPK.
Pemeriksaan itu terkait kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan infrastruktur energi baru dan terbarukan Tahun Anggaran 2016 untuk Kabupaten Deiyai, Papua.
"Pemeriksaan belum selesai masih tahap penyidikan. Pemeriksaannya terkait masalah kasus tadi," kata Rinelda seusai pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (27/10).
Seperti diketahui, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah anggota Komisi Vll DPR dari Partai Hanura, Dewie Yasin Limpo; Staf Ahli Dewie, Bambang Wahyu Hadi; Sekretaris Pribadi Dewie, Rinelda Bandaso; Kepala Dinas ESDM Kabupaten Deiyai Provinsi Papua, lranius serta satu orang pengusaha bernama Setiadi.
Mereka diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan Tim Petugas KPK di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Bandara Soekarno-Hatta. Pada tangkap tangan itu, KPK menyita sejumlah dokumen dan telepon genggam serta uang sebesar SGD 177.700.
Baca juga:
Keluar Gedung KPK, Dewie Yasin menangis teringat anak
Berkerudung coklat, Dewie Limpo jalani pemeriksaan di KPK
Pemeriksaan perdana Dewie Yasin Limpo pasca ditahan KPK
KPK kembali periksa sekretaris pribadi Dewie Yasin Limpo
Ditahan di Rutan Pondok Bambu, Dewie Limpo berdoa kasusnya berakhir