Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berkerudung coklat, Dewie Limpo jalani pemeriksaan di KPK

Berkerudung coklat, Dewie Limpo jalani pemeriksaan di KPK Dewie Yasin Limpo diperiksa KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Tersangka Dewie Yasin Limpo mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Anggota DPR Komisi VII ini datang ke KPK sekitar pukul 13.30 WIB.

Berbeda dengan penampilan penangkapan saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) lalu, Dewi mendatangi lembaga antikorupsi dengan tampilan berbeda. Dia mengenakan kerudung cokelat motif bunga dipadupadankan dengan sentuhan riasan muka dan pemoles bibir berwarna merah.

Banyak awak wartawan terkejut dengan kedatangan Dewie lantaran tak terdapat dalam daftar pemeriksaan penyidik KPK. Atas hal itu, langsung saja mereka menghampirinya dan mencecar pertanyaan seputar keterkaitannya dengan dugaan suap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kabupaten Deiyai, Papua.

Namun, Dewie yang dijaga ketat oleh petugas di samping kanan-kirinya hanya mengumbar senyum kepada awak wartawan dan langsung memasuki ruang KPK.

Sedangkan, Sekretaris Pribadi Dewie, Rinelda Bandaso sudah sejak pukul 11.30 WIB mendatangi lembaga antirasuah itu. Tak jauh berbeda dengan Dewie, Sekretaris pribadi politisi partai Hanura tak banyak komentar dan hanya mengumbar senyum kepada awak wartawan.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan infrastruktur energi baru dan terbarukan Tahun Anggaran 2016, untuk Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua. Mereka adalah anggota Komisi Vll DPR dari Partai Hanura, Dewie Yasin Limpo; Staf Ahli Dewie, Bambang Wahyu Hadi; Sekretaris Pribadi Dewie, Rinelda Bandaso; Kepala Dinas ESDM Kabupaten Deiyai Provinsi Papua, lranius serta satu orang pengusaha bernama Setiadi.

Mereka diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan Tim Petugas KPK di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Bandara Soekarno-Hatta. Pada tangkap tangan itu, KPK menyita sejumlah dokumen dan telepon genggam serta uang sebesar SGD 177.700.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP