800 Pecinta Burung Kicau Meriahkan Festival Kajari Sleman Cup 2025
Ratusan pecinta burung kicau dari DIY dan Jawa Tengah antusias mengikuti Festival Kajari Sleman Cup 2025 di Lapangan Pemda Sleman, menjadi ajang silaturahmi dan promosi UMKM.
Sebanyak 800 pecinta burung berkicau dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah memadati Lapangan Pemda Sleman. Mereka berkumpul dalam ajang prestisius Festival Kajari Sleman Cup 2025 yang digelar pada hari Minggu.
Acara ini diinisiasi oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sleman, Bambang Yunianto, sebagai wadah silaturahmi. Festival ini juga bertujuan untuk berbagi pengalaman antar sesama penghobi burung kicau.
Festival ini dibuka secara langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, yang turut mengapresiasi inisiatif tersebut. Kehadiran ribuan peserta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap lomba burung kicau.
Antusiasme Tinggi Pecinta Burung Kicau di Sleman
Festival Kajari Sleman Cup 2025 berhasil menarik perhatian 800 peserta dari berbagai wilayah. Para pecinta burung kicau ini datang dari DIY dan Jawa Tengah untuk berkompetisi.
Inisiatif penyelenggaraan lomba burung kicau ini datang dari Kajari Sleman, Bambang Yunianto, yang memiliki hobi serupa. Ia bekerja sama dengan BNR Indonesia untuk mewujudkan acara ini.
Bambang Yunianto mengungkapkan bahwa kecintaannya pada burung berkicau menjadi pemicu utama. "Saya dari dulu hobi, khususnya burung berkicau. Kalau subuh itu saya yang bangunin," ujarnya.
Ia menambahkan, "Jadi burung cucak rawa yang saya miliki ini kalau dengar suara azan langsung sahut-sahutan." Pengalaman pribadi ini mendorongnya untuk berbagi semangat dengan komunitas.
Melalui ajang Festival Kajari Sleman Cup ini, Bambang berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut. Bahkan, ia memiliki visi untuk mengembangkannya ke tingkat nasional maupun internasional.
Harapan ini mencerminkan potensi besar lomba burung kicau sebagai event yang bisa menarik lebih banyak partisipan. Ini juga meningkatkan profil Sleman sebagai tuan rumah.
Dukungan Pemerintah dan Dampak Ekonomi Lokal
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Festival Kajari Sleman Cup. Menurutnya, acara ini bukan sekadar lomba biasa.
Kegiatan ini menjadi ajang penting bagi para penghobi burung kicau untuk berkumpul dan berinteraksi. Ini juga menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap inisiatif masyarakat.
Selain menjadi wadah silaturahmi, festival ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. "Kegiatan ini juga dapat memfasilitasi pelaku UMKM untuk menjajakan produknya," kata Harda.
Kehadiran ratusan peserta dan pengunjung menciptakan peluang bagi UMKM untuk meningkatkan penjualan. Ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
Bupati Harda Kiswaya bahkan menyatakan bahwa acara ini menginspirasi Pemerintah Kabupaten Sleman. "Tentu ini menginspirasi kami Pemerintah Kabupaten Sleman untuk juga mengadakan acara semacam ini," tambahnya.
Inisiatif dari Kajari Sleman ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi lain. Ini menunjukkan bagaimana hobi dapat diintegrasikan dengan program pengembangan daerah.
Ragam Jenis Burung dan Partisipasi Panitia
Alfian Nur Kholis dari BNR Indonesia, selaku panitia acara, mengonfirmasi partisipasi 800 peserta. Mereka datang dari DIY dan Jawa Tengah untuk Festival Kajari Sleman Cup.
Alfian juga merinci jenis burung yang menjadi objek perlombaan. "Adapun jenis burung yang dilombakan meliputi burung Murai Batu, Cucak Hijau, Kenari, Cendet, dan Kacer," jelasnya.
Keberhasilan acara ini juga didukung oleh kehadiran sejumlah tokoh penting. Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa turut hadir untuk memeriahkan festival.
Selain itu, Ketua DPRD Kabupaten Sleman Gustan Ganda juga terlihat di lokasi acara. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan komunitas.
Sumber: AntaraNews