LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

7 Orang Pakai Pin Garuda Merah di TPS di Jakbar Diamankan Polisi

Ketegangan sempat terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat saat pencoblosan berlangsung. Penyebabnya, ada tujuh orang mengenakan pin berlambang 'Garuda Merah' dan juga membawa brosur Prabowo-Sandiaga ke lokasi.

2019-04-17 16:29:39
Pemilu 2019
Advertisement

Ketegangan sempat terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat saat pencoblosan berlangsung. Penyebabnya, ada tujuh orang mengenakan pin berlambang 'Garuda Merah' dan juga membawa brosur Prabowo-Sandiaga ke lokasi. Mereka juga berseragam Laskar Pembela Islam yang merupakan bagian dari FPI.

Hal ini pun mendapatkan protes beberapa orang karena dianggap sudah melanggar proses pemungutan suara.

"Jadi orang ini datang pakai pin merah berlambang Garuda sama brosur di protes sama saksi Paslon 01 dan lapor ke kami," ujar Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa Aktadivia saat dikonfirmasi, Rabu (17/4).

Advertisement

Meskipun demikian, Rensa memastikan tak ada intimidasi yang dilakukan oleh tujuh orang tersebut.

Dalam hal ini, kepolisian memberikan pemahaman atas peraturan saat melakukan pencoblosan. Salah satunya tak boleh ada logo-logo maupun spanduk maupun brosur para calon peserta Pemilu 2019 di lokasi TPS.

Lebih lanjut ia menegaskan, kejadian ini tak berlangsung lama.

Advertisement

"Aman gak ada apa-apa kami sudah kasih pemahaman kepada mereka," ujarnya.

Polisi kemudian membawa tujuh orang berseragam Front Pembela Islam (FPI) ke Posko Pengamanan Pemilu 2019.

"Sesuai aturan tidak boleh ada atribut yang digunakan oleh siapapun di TPS," imbuh Rensa.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tujuh orang itu mengaku ingin bertemu dengan Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi yang kabarnya akan meninjau TPS tersebut. Namun, hingga kini belum bisa dipastikan apakah Rustam memang datang ke sana atau tidak.

"Ya dari pengakuannya seperti itu (mau ketemu walikota Jakarta Barat). Mereka nggak melakukan intimidasi apapun hanya duduk saja di sini," katanya.

Baca juga:
Gara-Gara Kunci Kotak Suara Pemilu 2019, Anggota Linmas Tusuk Ketua KPPS di Sumsel
Quick Count Poltracking: PKB Lewati Gerindra, TPS Masuk 22,30%
Pasien RSJ Lawang Malang Mencoblos di TPS Keliling
Pemantau Asing Bandingkan Pilpres 2019 di Indonesia dan Negara Lain
Sempat Viral Diduga Bendera HTI di TPS, Ini Kata Ketua KPPS 110
Tak Bisa Nyoblos di Pemilu 2019, Pasien dan Pegawai RSUD Banten Ngamuk

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.