LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

7 Orang gila di Tasikmalaya ditangkap, ada yang bawa senjata tajam

Tujuh orang gila yang berkeliaran di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat diamankan aparat gabungan dari Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja. Hal ini untuk menciptakan keamanan, kenyamanan dan ketertiban masyarakat di kota itu.

2018-02-08 21:42:00
Gangguan Jiwa
Advertisement

Tujuh orang gila yang berkeliaran di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat diamankan aparat gabungan dari Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja. Hal ini untuk menciptakan keamanan, kenyamanan dan ketertiban masyarakat di kota itu.

Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota AKBP Adi Nugraha mengatakan, razia gabungan itu memprioritaskan penertiban orang gila di jalanan yang disinyalir dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

"Targetnya ialah orang-orang yang diduga mengalami gangguan jiwa," kata Adi, Kamis (8/2).

Advertisement

Ia menuturkan, operasi orang yang dicurigai gila itu sebagai tindak lanjut antisipasi Kepolisian terkait munculnya kasus penganiayaan dengan pelakunya mengalami gangguan jiwa.

Sasaran petugas orang yang berkeliaran tidak jelas, menderita sakit jiwa dan tidak ada tempat tinggalnya.

"Ini tindak lanjut situasi keamanan saat ini dengan menertibkan orang-orang yang dicurigai gila, sakit jiwa dan keluyuran tidak punya rumah," katanya.

Advertisement

Ia menyampaikan, operasi tersebut menertibkan enam pria dan satu wanita yang dicurigai gila berkeliaran di pusat perkotaan Tasikmalaya.

Mereka yang dicurigai gila itu diketahui ada yang membawa senjata tajam, sehingga polisi harus memeriksa lebih lanjut sebelum diserahkan ke Dinas Sosial Kota Tasikmalaya.

"Salah satu pria di antara mereka ada yang ditemukan membawa sajam, akan kami tindaklanjuti dan periksa, untuk yang lain akan diserahkan ke Dinsos," katanya.

Ia menambahkan, seluruh orang yang diamankan itu diambil sidik jari, dipotret, dan ciri fisik lainnya untuk memudahkan identifikasi apabila melakukan tindakan yang melanggar hukum.

"Mereka diambil data, difoto, sidik jari diambil, untuk memudahkan polisi mengidentifikasi mereka," katanya. Dikutip dari Antara.

Baca juga:
Gangguan jiwa, pembunuh Brigadir Persis kalau ngomong tidak nyambung
72 Ribu warga Jabar gangguan jiwa, Perda khusus Kejiwaan akhirnya disahkan
Setelah introspeksi, Logan Paul akhirnya rilis video lagi
Sandiaga: Data Dinkes, 20 persen warga Jakarta alami gangguan jiwa
Hobi selfie kini jadi sebuah penyakit mental bernama

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.