LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

69 Polisi belum ditemukan usai gempa dan tsunami melanda Sulteng

69 Polisi belum ditemukan usai gempa dan tsunami melanda Sulteng. Saat gempa dan tsunami terjadi, puluhan polisi itu sedang apel menyambut HUT Kota Palu.

2018-10-10 11:02:09
Gempa
Advertisement

Keberadaan 69 polisi hingga kini masih belum diketahui usai gempa dan tsunami melanda Palu, Donggala dan sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) lalu. Saat gempa dan tsunami terjadi, puluhan polisi itu sedang apel menyambut HUT Kota Palu.

"Yang jelas ini 12 gugur, yang lain masih ada yang belum ditemukan sekitar 69. Tapi belum kontak lagi nih apakah 69 itu memang tidak ada atau sedang mengurus keluarganya," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, Jakarta, Rabu (10/10).

Setyo berharap puluhan anggotanya tersebut selamat. Dia mengakui, banyak anggota yang masih hilang kabar karena tak sedikit alat komunikasi seperti ponsel hilang saat bencana terjadi.

Advertisement

"Kita doakan saja yang terbaik untuk saudara-saudara kita di Sulteng," kata Setyo.

Sebelumnya, 12 anggota Polri ditemukan tak bernyawa usai gempa-tsunami melanda Kota Palu dan sekitarnya. Mereka turut menjadi korban dalam bencana alam yang terjadi pada Jumat petang itu.

12 Anggota yang gugur saat bertugas itu pun mendapatkan penghormatan berupa kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi anumerta.

Advertisement

Berikut nama anggota Polri gugur saat gempa dan tsunami melanda Sulteng:

1. Kanit Sabhara Polsek Palu Selatan AKP Anumerta Hendrik;

2. Kanit Lantas Polsek Biromaru AKP Anumerta Royke Hertog;

3. Kassubbag Renmin Bidang TI Polda Sulawesi Tengah AKP Anumerta Soeprayitno;

4. Kepala Seksi Pengawasan Polres Palu Iptu Anumerta Taufik Rongahala;

5. Anggota Satlantas Polres Palu Aipda Anumerta Bambang Supriyadi;

6. Banit Binmas Polsek Palu Aipda Anumerta Zainal Daud;

7. Banit Binmas Polsek Palu Barat Aipda Anumerta Abdullah Usman Saleh;

8. Satlantas Polres Palu Bripka Anumerta I Gusti Kade Sukamiarta;

9. Anggota Sat Brimob Polda Sulteng Brigadir Anumerta Adri Fransiska;

10. Bhabinkamtibmas Kalukubula Polsek Biromaru Bripka Anumerta Nofriono;

11. Basat Intelkam Polres Sigi Brigadir Anumerta I Kadek Dipayana;

12. Bhabinkamtibmas Lambarak Polsek Biromaru Aipda Anumerta David.

Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Prabowo-Sandi kerahkam tim dokter keliling bantu korban gempa di Donggala
Khawatir gempa susulan, 190.180 warga di Sigi pilih bertahan di pengungsian
Suplai listrik di fasilitas umum daerah terdampak gempa Sulteng kembali normal
Kejari Mataram dalami keterlibatan pihak lain di kasus pemerasan dana gempa
JK bilang Petobo dan Balaroa masuk zona merah, harus direlokasi
Jamban-jamban yang tersisa usai gempa dan tsunami dahsyat di Palu
BNPB sebut relawan di Palu direlokasi agar permudah penanganan korban gempa & tsunami

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.