5 Tips Hindari Kejahatan Pecah Kaca Mobil
Untuk tips yang pertama, masyarakat diminta untuk parkir di tempat yang sekiranya aman saat parkir di tempat umum. Atau mobil tersebut diparkirkan di tempat yang cukup ramai dan mudah dipantau oleh pemilik mobilnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, ada sejumlah tips agar terhindar dari pencurian kejahatan pecah kaca kendaraan. Hal ini mengingat dalam sepekan telah menimpa dua orang yang kaca mobilnya dipecah oleh Orang Tak Kenal (OTK) di Bojongsari, Depok.
Untuk tips yang pertama, masyarakat diminta untuk parkir di tempat yang sekiranya aman saat parkir di tempat umum. Atau mobil tersebut diparkirkan di tempat yang cukup ramai dan mudah dipantau oleh pemilik mobilnya.
"Memang sebaiknya hindari parkir di tempat yang jauh dari keramaian atau sepi. Khusus di malam hari, hindari parkir di tempat gelap," kata Yusri, Jakarta, Rabu (6/5).
Yang kedua, pemilik mobil diminta untuk tidak menutup kaca mobilnya itu secara rapat saat parkir. Hal ini juga menjadi bagian untuk mengantisipasi tindak kejahatan pencurian yang tidak diinginkan.
"Misalnya parkir di siang hari, kaca mobil harus dibuka paling tidak 1 cm sebagai jalur sirkulasi udara. Dengan begitu, pelaku pencurian pecah kaca mobil diyakini akan kesulitan memecahkan kaca dengan pecahan busi," ujarnya.
Selanjutnya, memasangkan alat pengaman tambahan pada mobil seperti mengaktifkan atau memasang sebuah alarm pada kendaraan.
"Pasang alarm mobil sangat penting untuk pasang alat pengaman seperti sensor tambahan, alarm ganda, atau electrical cut-off. Hal ini perlu dilakukan untuk mobil yang belum disematkan fitur Immobilizer dalam mencegah mobil dibawa kabur juga oleh para pelaku kejahatan," ucapnya.
Tips Lanjutan
Yang keempat, sebaiknya kaca mobil menggunakan kaca film. Karena, agar bagian dalam mobil tidak mudah terlihat oleh para pelaku kejahatan jalanan.
"Pakai kaca film, cara lain mencegah aksi pencurian kaca mobil adalah dengan memasang kaca film. Seperti diketahui, 60 persen bagian dari mobil merupakan kaca mobil. Untuk itu, disarankan bagi para pemilik mobil untuk memilih kaca film yang sulit terlihat dari luar, namun tidak mengganggu visibilitas," sebutnya.
Yang terakhir, ia ingin agar pemilik mobil menyimpan barang di tempat yang sekiranya aman atau tertutup jika memang ditinggalkan di dalam mobil.
"Manfaatkan kompartemen tertutup seperti glove box, laci, atau bagasi, serta juga bisa manfaatkan tray penutup di bagasi bagi pemilik mobil SUV (Sport Utility Vehicle), atau hatchback. Jika tidak tersedia tempat atau kompartemen tertutup yang memadai, barang berharga bisa disimpan di kolong jok mobil, atau ditutupi dengan benda gelap agar dari luar mobil terlihat samar," tutupnya.
(mdk/eko)