5 Jasad Penambang Emas Tewas di Yahukimo Papua Belum Ditemukan
Dedi mengatakan, TNI-Polri telah berhasil mengevakuasi 423 orang ke lokasi yang lebih aman. Sedangkan, 6 orang yang mengalami luka-luka dibawa ke Rumah Sakit Tanah Merah.
Lima jenazah pendulang emas tewas di Kabupaten Yahukimo, Papua hingga belum ditemukan. Demikian diungkap Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo.
"Untuk beberapa yang diduga informasi awal adanya korban meninggal dunia sampai sekarang belum diketemukan jenazahnya," kata Dedi di Mabes Polri, Jumat (6/9).
Dedi menjelaskan, seseorang menginformasikan melalui telepon satelit bahwa lima orang tewas saat penyerangan terjadi. Namun, hingga kini keberadaan informan tersebut misterius.
"Soalnya yang menginformasikan terakhir itu koordinatnya didatangi sudah ga ada lagi. Jadi ketika ditemukan titik koordinatnya yang perjalanannya delapan hari menuju ke situ ya sudah ga ada lagi," ucap Dedi.
Dedi mengatakan, TNI-Polri telah berhasil mengevakuasi 423 orang ke lokasi yang lebih aman. Sedangkan, 6 orang yang mengalami luka-luka dibawa ke Rumah Sakit Tanah Merah.
"Pada 4 September 2019 berhasil di evakuasi 288, Pada 5 September dievakuasi 189 orang," ujar dIa.
Sebelumnya, pendulang emas diserang Orang tidak dikenal (OTK) dengan menggunakan senjata tajam. Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Yahukimo, Papua pada Minggu, 1 September 2019.
"Penyerangan itu secara spontan. Mereka berselisih," ucap dia.
Reporter: Ady Anugrahadi
Baca juga:
Kerusuhan Papua Dirancang Hingga Perayaan HUT OPM Agar Bisa Dibawa ke PBB
Pemberontak di Papua Terafiliasi ISIS Adalah Jemaah Ansharut Daulah
Menkominfo Akui Belum Dapat Memastikan Akses Internet Papua Pulih Total
Veronica Koman Tersangka Provokasi Papua, Istana Serahkan Pada Proses Hukum
DPR Sebut ISIS Tunggangi Rusuh Papua Masih Dugaan