LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

400 Ribu warga Makassar belum rekaman E-KTP, KPU lakukan sosialisasi

KPU Makassar melakukan sosialisasi, seperti di kawasan Pantai Losari Makassar, Minggu pagi, (21/5). Mereka memanfaatkan momen car free day dengan membuka stand di salah satu sisi jalan.

2017-05-21 17:03:00
E-KTP
Advertisement

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar saat ini mulai berjibaku lakukan sosialisasi agar masyarakat segera melakukan perekaman KTP Elektronik (E-KTP). Kurang lebih 400 ribu warga Kota Makassar belum melakukan perekaman. Padahal data tersebut untuk akan menjadi acuan dalam penyelenggaraan pemilihan Wali Kota Makassar pada 2018 mendatang.

Untuk mengingatkan pentingnya perekaman E-KTP, KPU Makassar melakukan sosialisasi, seperti di kawasan Pantai Losari Makassar, Minggu pagi, (21/5). Mereka memanfaatkan momen car free day dengan membuka stand di salah satu sisi jalan. Bergantian mereka lakukan sosialisasi melalui alat pengeras suara, juga menyebarkan dan membagi-bagikan buklet cara memilih.

Komisioner KPU Makassar bagian Divisi Teknis, Abdullah Mansyur mengatakan, hasil pertemuan terakhir antara pihaknya dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Makassar ada sekitar 1,2 juta penduduk Makassar yang berpotensi sebagai pemilih, Namun baru sekitar 800 ribu orang yang telah melakukan perekaman. Dengan demikian masih ada sekitar 400 ribu orang yang belum lakukan perekaman E-KTP.

"Masih ada sekitar 400 ribu orang warga Makassar yang belum lakukan perekaman E-KTP olehnya kami ajak untuk segera lakukan perekaman agar mereka punya hak suara di Pilwalkot tahun 2018 mendatang," katanya di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (21/5).

Dia mengungkapkan, sengaja melakukan sosialisasi digelar di Pantai Losari karena banyak berkumpul warga. Selanjutnya akan melakukan kegiatan serupa keesokan harinya dengan ikut membuka stand dalam kegiatan Makassar Ekspo yang juga akan digelar di anjungan Pantai Losari.

Selain itu tim Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDB) saat ini intens menyisir calon-calon pemilih dari kelompok-kelompok tertentu yang mungkin saja belum terdata seperti kelompok Difabel. Mansyur menjelaskan, belum mengetahui secara pasti berapa jumlah warga Difabel di Makasar.

Sementara itu, Komisioner KPU Makassar bagian Divisi Data Rahma Saiyed menambahkan, metode pemutakhiran data berkelanjutan dilakukan dengan cara mengecek Nomor Induk Kependudukan (NIK) pengunjung Pantai Losari dengan menggunakan aplikasi data pemilih online KPU Makassar berbasis android.

"Dari beberapa NIK yang dicek tadi, diantaranya ada yang terdeteksi belum terdata dan ada pula yang mengadukan bahwa dirinya telah pindah domisili," ujar Rahma Saiyed.

Baca juga:
Bukti dan dalil kuat, KPK yakin menangkan praperadilan Miryam
Ramai konsisten tak kirim wakil ke Pansus angket KPK
Soal pertemuan dengan Setnov, pengakuan Paulus berbeda dengan BAP
Bos PT Sandipala ngaku pernah bertemu Gamawan sebelum garap e-KTP
Saksi e-KTP Paulus ngungsi ke Singapura karena diancam akan dibunuh
Saksi sebut Kemendagri sengaja alihkan tender cetak blanko e-KTP
Saksi e-KTP mengaku ditekan Ketua Fraksi NasDem Viktor Laiskodat

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.