4 Fakta perseteruan Sumsel dan Jambi soal pempek
Selama ini publik mengenal makanan pempek adalah makanan khas Palembang.
Hubungan antara Palembang dan Jambi memanas, terkait pernyataan yang menyebut bahwa pempek merupakan makanan khas yang berasal dari Jambi. Hal itu membuat Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin berang. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin emosi saat mendengar informasi yang menyebut Pempek diklaim berasal dari Provinsi Jambi. Tidak mau diklaim provinsi tetangganya tersebut, dia pun akan memperjuangkan hak paten Pempek sebagai makanan khas Sumsel. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengaku berita tentang pengakuan Pempek sebagai makanan khas Jambi diketahuinya saat berjumpa dengan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), beberapa waktu lalu. JK bercerita saat berkunjung ke Jambi, disuguhi pempek. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menginstruksikan kepada Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi Daerah (Balitbangnovda) Provinsi Sumsel untuk mengupayakan pematenan Pempek sebagai makanan khas Sumsel secepatnya. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan tengah menyorot pangan olahan seperti pempek. MUI menilai, makanan khas Kota Palembang itu banyak yang tidak mengantongi sertifikat halal dari MUI Sumsel. Baca juga:
Selama ini publik mengenal makanan pempek adalah makanan khas Palembang. Namun salah satu pejabat Jambi mengatakan bahwa pempek itu makanan khas Jambi.
Berikut empat fakta perseteruan Sulsel dan Jambi soal pempek:Gubernur Sumsel siap perang
"Saya kaget ada orang yang bilang kalau Pempek makanan khas Jambi. Kalau mau ngaku soal yang lain, terserah. Tapi kalau mengaku Pempek sebagai makanan khas daerah lain, kita siap untuk berperang," tegasnya dengan nada tinggi, Sabtu (28/12) sore.Dapat informasi dari JK
Kemudian, salah satu pejabat di Jambi menginformasikan kepada JK bahwa Pempek merupakan makanan khas mereka. "Kami harus lebih waspada, jangan sampai kuliner khas Sumsel dibajak daerah lain," terangnya.Sulsel dan Jambi belum ada hak paten pempek
"Pempek memang belum dapat hak paten ataupun tercatat secara resmi dalam deretan kuliner warisan Indonesia. Biar orang tidak mengklaim, jadi akan kami patenkan saja," ujarnya.Pempek di Palembang banyak tak bersertifikat halal dari MUI
Wakil Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika MUI Sumsel, Sugito, mengatakan, dari keseluruhan label halal yang dikeluarkan oleh MUI Sumsel, penganan pempek hanya sekitar 10 persen yang terdaftar telah memiliki sertifikat halal.
"Kita sudah mengeluarkan 50 sertifikat halal yang terdiri dari bermacam produk seperti, roti, kerupuk, dan kemplang. Namun, khusus untuk pempek saat ini baru lima yang mendapatkan sertifikat halal," kata Sugito saat dihubungi merdeka.com, Minggu (15/12).
Di zaman Sriwijaya, wilayah Palembang ditaklukkan Jambi
Ribut-ribut mau perang gara-gara pempek
Setidaknya ada sepuluh jenis Pempek Palembang
Ini asal usul pempek yang diributkan Jambi dan Sumsel
Perantau Jambi tersinggung tantangan Gubernur Sumsel soal pempek