31 SMA sejabodetabek ikut Lomba Band Piala Kapolri di Kemayoran
Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-38, Yayasan Kemala Bhayangkari menggelar Lomba Band Piala Kapolri di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat. Perlombaan ini diikuti 31 SMA sederajat se-Jabodetabek.
Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-38, Yayasan Kemala Bhayangkari menggelar Lomba Band Piala Kapolri di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat. Perlombaan ini diikuti 31 SMA sederajat se-Jabodetabek.
Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari, Tri Tito Karnavian mengatakan, acara ini menjadi wadah bagi generasi muda yang ingin menyalurkan bakatnya dalam dunia musik.
"Kami menganggap lomba band ini adalah salah satu pendidikan informal bagi para anak-anak kita yang berbakat di bidang musik," ujarnya di Ji-Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (24/2).
Tri menyebut, perhelatan Lomba Band Piala Kapolri ini juga menjadi fasilitas pendidikan karakter bagi remaja. Pasalnya, dalam pagelaran ini, peserta akan berkompetisi secara sehat dan menampilkan kreativitas musik.
"Mereka bertanding dengan sehat menampilkan kreativitas dan kemampuan mereka menang atau kalau tidak penting," ujarnya.
Tri menambahkan, peserta Lomba Band Piala Kapolri akan menyanyikan lagu-lagu nasional. Tujuannya untuk menjaga kelestarian lagu nasional yang belakangan ini jarang dilantunkan generasi muda.
Terpisah, juri Lomba Band Piala Kapolri, Suwarjiyana mengatakan ada tiga kriteria penilaian yang harus diperhatikan para kontestan yakni penguasaan panggung, skill, dan interpretasi penghayatan.
Juri lain, Armand Maulana yang juga musisi berharap, Lomba Band Piala Kapolri digelar sedikitnya empat kali dalam setahun.
"Karena ini bagus jadi wadah penyaluran bakat anak-anak di dunia musik," ucap Armand.
Baca juga:
Kapal berbendera Taiwan ditangkap, diduga ada narkoba jumlah besar
Kapolri sebut ada penangkapan baru kapal diduga bawa narkoba
Kasus penyiraman Novel belum terungkap, Kapolri dinilai dikerjai anak buah
Alasan Kepri rawan jalur penyelundupan narkoba ke Indonesia
Indonesia dianggap pasar potensial narkoba, Kapolri perintahkan tembak mati bandar