LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

3 Karyawan Supermarket Bangunan di Bogor Terpapar Corona

Wali Kota Bogor Bima Arya meminta supermarket material bangunan Mitra 10 di Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor, berhenti beroperasi sementara usai adanya tiga karyawan positif terpapar Covid-19.

2020-06-17 19:36:44
Corona di Indonesia
Advertisement

Wali Kota Bogor Bima Arya meminta supermarket material bangunan Mitra 10 di Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor, berhenti beroperasi sementara usai adanya tiga karyawan positif terpapar Covid-19.

Bima menjelaskan, dampak dari tiga orang positif itu, 74 karyawan lainnya terdaftar sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sehingga Bima meminta pengelola toko menutup operasional selama 14 hari ke depan.

"Besok kita lakukan uji swab di sini. Supaya tidak ada penularan lagi, kami minta agar toko ditutup dulu sementara selama 14 hari ke depan," kata Bima, Rabu (17/6).

Advertisement

Selain itu, Bima juga meminta rekaman CCTV toko tersebut, untuk kepentingan tracking, siapa saja yang pernah masuk ke toko tersebut, sekaligus melihat penerapan protokol kesehatan yang disiapkan.

Sebagai upaya deteksi dini, Bima kemudian meminta seluruh pemilik usaha di Kota Bogor melakukan rapid test kepada seluruh karyawan, terutama pusat perbelanjaan sebelum mereka beroperasi kembali.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno memastikan frekuensi untuk menggelar rapid dan swab test massal akan ditingkatkan.

Advertisement

Kata dia, sejauh ini baru 3.500 orang di Kota Bogor mengikuti tes swab. Sementara ketentuan minimum sesuai ketentuan WHO, tes swab setidaknya diikuti oleh 8.000 orang.

"Jadi perlu 5.000 lagi. Kita genjot, setiap hari paling tidak, ada 200 kali swab setiap hari," kata dia.

Namun, untuk mengejar target tersebut, Pemkot Bogor kewalahan dengan ketersediaan alat tes yang minim. "Pemkot Bogor punya 2.000 swab test kit dan 900 rapid test kit. Kami sedang ajukan pengadaan alat ke Pemprov Jabar," kata dia.

Baca juga:
Sempat Sembuh, Seorang Warga di Balikpapan Kembali Positif Covid-19
Pesan Wishnutama ke Warga di Bali: Bangun Kepercayaan Calon Wisatawan
Apindo Prediksi 40 Persen Pekerja Indonesia di PHK Dampak Virus Corona
3 Pilar Penunjang Keberhasilan Sistem Pendidikan Baru Selama Wabah Covid-19
Cerita Bima Arya Tes Kesehatan Rutin Setiap Minggu Setelah Sembuh Covid-19
Mulai Pekan Depan Jam Kerja ASN Pemkot Palembang Kembali Normal

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.