28 ODGJ di RS Marzoeki Mahdi Bogor Positif Covid-19
Dia mengungkapkan, vaksinasi terhadap ODGJ sudah menjadi prioritas pemerintah belakangan ini, meski dalam pelaksanaannya perlu persetujuan dari keluarga.
Sebanyak 28 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM) Kota Bogor, terkonfirmasi positif Covid-19.
Direktur Utama RSMM, Fidiansyah menjelaskan, butuh pendekatan tersendiri untuk menangani ODGJ positif Covid-19.
"Terpaparnya tentu tetap sama. Karena ada interaksi dan abai dengan protokol kesehatannya," katanya di Bogor, Senin (28/6).
Dia mengungkapkan, vaksinasi terhadap ODGJ sudah menjadi prioritas pemerintah belakangan ini, meski dalam pelaksanaannya perlu persetujuan dari keluarga.
"Iya, harus ada persetujuan dari keluarga dibanding orang dengan kesehatan yang umum dia tidak perlu persetujuan lagi," ucapnya.
Persetujuan dari keluarga sangat penting, dikhawatirkan ada efek samping yang ditimbulkan usai vaksinasi. Atau ada persetujuan warga lainnya.
"Kalau dari sisi perawatan yang 28 tadi itu mereka rawat inap namun nanti konsep perawatan gangguan jiwa dengan umum sama saja hanya mungkin tadi kan karena ada kombinasi sehingga tidak semua rumah sakit siap ya karena itu khusus ODGJ dengan terpapar Covid pasti dengan rujukannya ke rs jiwa ini," pungkasnya.
Baca juga:
PERKI Sebut Keterisian RS di Pulau Jawa Capai 90%, Pasien Tak Tertangani Maksimal
Setengah dari Orang Dewasa Israel yang Tertular Varian Delta Telah Divaksinasi Penuh
Moeldoko: Kita Tahu Ivermectin Obat Cacing, Terbukti Efektif Sembuhkan Covid-19
Sembilan RW di Jakarta Masuk Zona Rawan Covid Per 27 Juni 2021
Atasi Zona Merah Covid-19, Pemprov Jabar Siapkan 25 Ribu Botol Suplemen untuk Nakes
Pernah Positif Covid-19, Anies Baswedan Sudah Divaksinasi AstraZeneca