270 ODGJ di RSKD Dadi Sulawesi Selatan Sudah Vaksinasi Covid-19
Arman menambahkan, ada 170 pasien ODGJ yang pernah terpapar Covid-19. Mereka terpapar pada Desember 2020 hingga Januari 2021.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menggenjot vaksinasi, termasuk untuk orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Setidaknya sudah 270 ODGJ dirawat di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Sulsel sudah menjalani vaksinasi.
Direktur RSKD Dadi Sulsel, dr Arman Bausat mengungkapkan, dari total 300 pasien ODGJ dirawat, sudah 270 sudah mendapatkan vaksin Covid-19. Dia mengaku vaksinasi terhadap ODGJ sudah dilakukan sejak 13 Juni 2021.
"Kalau tidak salah sudah 270 pasien ODGJ yang divaksin dari 300 pasien kami yang dirawat di sini. Mereka yang sudah divaksin dianggap sudah lolos skrining," ujarnya, Kamis (24/6).
Meski demikian, dia mengungkapkan, ada ODGJ yang tidak lolos skrining dan belum mendapatkan vaksinasi. Hal tersebut, karena adanya komorbid yang diidap ODGJ.
"Yang ada komorbidnya kan tidak bisa karena kontra indikasi untuk vaksin. Makanya tidak kita vaksin," tuturnya.
Arman menambahkan, ada 170 pasien ODGJ yang pernah terpapar Covid-19. Mereka terpapar pada Desember 2020 hingga Januari 2021.
"Mereka umumnya 98 persen merupakan OTG (orang tanpa gejala). Hanya 2 persen saja yang keluhan ringan sampai sedang. Tidak ada satupun pasien kami masuk ICU," ungkapnya.
Selain itu, imbuh Arman, pasien ODGJ terbilang lebih cepat dalam proses penyembuhannya dibandingkan masyarakat umum. Cepatnya proses penyembuhan ODGJ terpapar Covid, karena faktor psikis.
"Mungkin pasien ODGJ ini tidak memikirkan penyakit dia, covid dia. Mereka kan sudah orang gangguan jiwa, jadi tidak pusing," tutupnya.
Baca juga:
Kasal Tinjau Serbuan Vaksinasi di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang
Vaksinasi di DKI: Baru 1,8 Juta Warga Disuntik Dosis Kedua dari Target 8 Juta Orang
Dinkes Tangerang Bantah Pakai Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa Usai Warga Mendadak Sakit
GOR Ciracas Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Timur
Ramai Paket Wisata Sekaligus Vaksin ke AS, Ini Penjelasannya
Dinkes Tangerang Tunggu Pemeriksaan KIPI Terkait Kematian Warga Diduga Akibat Vaksin