Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ramai Paket Wisata Sekaligus Vaksin ke AS, Ini Penjelasannya

Ramai Paket Wisata Sekaligus Vaksin ke AS, Ini Penjelasannya Amerika Serikat. REUTERS/Joshua Roberts

Merdeka.com - Sejumlah agen wisata seperti ATS Vacations kini ramai mengiklankan paket perjalanan sekaligus vaksin Covid-19 ke beberapa kota dan negara bagian di Amerika Serikat (AS). Paket promosi wisata ini ditawarkan mulai dari Rp 19,98 juta untuk perjalanan antara 7-10 hari ke tempat-tempat seperti Los Angeles, Las Vegas hingga West Coast.

Wakil Ketua Umum Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), Budijanto Ardiansyah, membenarkan jika bentuk penawaran promosi wisata plus vaksin seperti itu memang tengah populer saat ini.

Budijanto mengatakan, proses penyuntikan bakal dilakukan di negara pemberangkatan seperti Amerika Serikat. Namun, dia mempertanyakan apakah penyuntikan vaksin Covid-19 tersebut harus dilakukan sebanyak dua kali atau hanya boleh sekali saja.

"Apakah vaksin yang disuntikkan boleh sekali. Kalau harus dua kali kan berarti tidak efektif karena harus lama menunggu di sana. Kalau cuma vaksin sekali apakah efektif. USA memang katanya lagi keberlimpahan visa saat ini," kata dia kepada Liputan6.com, Kamis (24/6).

Jika melihat ke iklan perjalanan milik ATS Vacations, perusahaan coba menawarkan vaksin Covid-19 Johnson and Johnson kepada penggunanya. Adapun vaksin jenis tersebut diklaim bisa digunakan dengan hanya satu kali suntikan saja.

Lebih lanjut, Budijanto menyampaikan, proses penyuntikan vaksin saat berwisata tersebut disediakan oleh agen lokal di Negeri Paman Sam, dan sudah termasuk dalam harga paket promosi perjalanan.

Secara harga, paket promosi wisata yang ditawarkan saat ini terhitung normal dan tidak mengalami perubahan, namun dengan bonus vaksin Covid-19. Akan tetapi, Budijanto mengaku belum bisa membaca reaksi pasar terhadap adanya paket promosi wisata plus vaksin tersebut.

"Harganya normal saja hanya ada bonus vaksin. Tapi itu (reaksi pasar) belum termonitor, kayaknya tidak begitu booming," ujar Budijanto.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP