256 Jemaah Umrah Pulang, 13 Masih Karantina di Saudi karena Positif Covid-19
Dia menerangkan, untuk 13 jemaah lain yang belum kembali ke tanah air, karena positif Covid-19. Saat ini, masih menjalani masa karantina dan perawatan di Arab Saudi. Para jemaah ini lanjut Agus, sebelumnya menjalani Swab PCR tes di Arab Saudi dengan hasil positif.
Jemaah umrah perdana pasca-moratorium akibat Pandemi Covid-19 asal Indonesia akhirnya kembali ke tanah air. Dari seluruh jemaah yang diberangkatkan pada awal November 2020 kemarin, 13 orang lainnya menjalani karantina di Arab Saudi, karena positif Covid-19.
Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta PT Angkasa Pura II, Agus Haryadi menjelaskan, jemaah yang kembali ke tanah air berjumlah 256 orang. Mereka tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Kamis (12/11) pagi dengan menggunakan pesawat Saudia SV-816 rute Jeddah (JED) – Jakarta (CGK).
"Ini merupakan kepulangan jemaah umrah kloter pertama yang berangkat pada tanggal 1 dan 3 November lalu. Bahkan ini merupakan jemaah perdana sejak Covid-19," jelas dia dikonfirmasi Kamis (12/11).
Dia menerangkan, untuk 13 jemaah lain yang belum kembali ke tanah air, karena positif Covid-19. Saat ini, masih menjalani masa karantina dan perawatan di Arab Saudi. Para jemaah ini lanjut Agus, sebelumnya menjalani Swab PCR tes di Arab Saudi dengan hasil positif.
"Alhamdulillah tadi saya sudah melakukan komunikasi dengan pimpinan rombongan. Mereka menceritakan disana diberlakukan protokol kesehatan sangat ketat. Sehingga kemudian berdampak beberapa hal yang tidak digeneralisir, akhirnya diberlakukan kepada semua (jemaah umrah)," jelas Agus.
Dia juga mengingatkan kepada calon jemaah umrah asal Indonesia, agar lebih disiplin dan mematuhi aturan otoritas kesehatan selama berada di Arab Saudi.
"Jadi ini ada tingkat kedisiplinan yang harus diperbaiki. Karena ada sejumlah jemaah yang keluar (jalan-jalan). Akhirnya otoritas kesehatan di sana mengambil tindakan untuk melakukan swab ulang," ungkap Agus.
Namun demikian, jemaah umrah yang tiba hari ini tidak lagi menjalani isolasi. Karena berstatus bebas Covid-19.
"Jemaah umrah yang kembali hari ini adalah jemaah yang sudah clean and clear statusnya. Jadi mereka sudah diswab/PCR dan hasilnya negatif. Sesuai dengan protokol yang berlaku di Indonesia, bagi siapapun yang sudah masuk ke Indonesia dan membawa hasil PCR negatif mereka tidak perlu dilakukan isolasi di Wisma Pademangan," jelasnya.
Baca juga:
DPR Nilai Dibukanya Umrah bagi WNI Bukti RI Bisa Adaptasi Protokol Kesehatan
Kemenag: 13 Jemaah Umrah Indonesia Positif Covid-19
VIDEO: Catat, Ini Aturan Penyelenggaraan Umrah di Masa Pandemi Covid-19
300 Jemaah Indonesia Sudah Berangkat ke Tanah Suci Sejak Umrah Dibuka 1 November
3 Jemaah Umrah Indonesia yang Positif Covid-19 akan Kembali Tes Swab
Sudah Mulai Buka, Ini 3 Fakta Terbaru Umrah Menurut Pengusaha Travel di Tulungagung