225 Petugas KPPS Meninggal, KPU Solo Gelar Salat Gaib
Jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019 yang meninggal terus bertambah. Data yang dihimpun dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), lebih dari 225 petugas meninggal dunia dan 1.470 lainnya dirawat.
Jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019 yang meninggal terus bertambah. Data yang dihimpun dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), lebih dari 225 petugas meninggal dunia dan 1.470 lainnya dirawat.
Prihatin dengan kondisi tersebut, KPU Kota Solo melakukan salat gaib di kantor Jalan Kahuripan No.23, Kelurahan Sumber, Banjarsari, Jumat (26/4). Salat gaib dilakukan seusai salat Jumat. Mereka mendoakan para petugas pemilu se-Indonesia yang meninggal dunia termasuk di 2 diantaranya dari Solo.
"Kami ikut berbelasungkawa atas meninggalnya para petugas pemilu. Termasuk dua pahlawan demokrasi dari Solo yang juga meninggal usai menjaga TPS pada tanggal 17 April lalu," ujar Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti.
Menurut Nurul, salat gaib diikuti semua komisioner KPU Solo dan ASN yang bertugas di KPU. Salat dipimpin Divisi Bidang Perencanaan, Data dan Informasi KPU Solo, Kajad Pamuji Joko Waskito. Usai salat, dilakukan tausiah dan pembacaan doa. Pembacaan doa diperuntukkan khusus bagi dua anggota keamanan TPS di Kota Bengawan yang meninggal dunia.
Kajat menjelaskan, salat gaib tersebut merupakan instruksi langsung dari KPU pusat yang disampaikan lewat KPU Provinsi Jateng. Dan pihaknya langsung menindaklanjuti perintah itu.
Baca juga:
Punya Riwayat Sakit Liver, Anggota KPPS di Garut Kelelahan Hingga Meninggal
Sempat Muntah Darah karena Kelelahan, Ketua KPPS di Samarinda Meninggal
Data KPU: Petugas KPPS Meninggal Dunia Bertambah Menjadi 225 Jiwa
KPU: Jumlah KPPS Meninggal Dunia Bertambah Menjadi 225 Orang
Petugas KPPS di Sumut Meninggal Dunia Bertambah Jadi Delapan Orang
KPU Kota Bekasi Minta Penghargaan dan Santunan Bagi KPPS Meninggal Dunia