22 Lokalisasi ditutup, PSK ditawari garap lahan pertanian
Diperkirakan ada 1.500 pekerja seks komersil (PSK) mencari nafkah di tempat tersebut.
22 Lokalisasi di seluruh wilayah kabupaten dan kota, Provinsi Kalimantan Timur secara serentak ditutup, Rabu (1/6). Diperkirakan ada 1.500 pekerja seks komersil (PSK) mencari nafkah di tempat tersebut.
Pemprov telah menyiapkan lahan dan fasilitas untuk sekitar 40 ribu orang yang ingin mengikuti program transmigrasi di wilayah tersebut. Para PSK ditawari menjadi transmigran lokal.
Nantinya, para 'kupu-kupu malam' itu akan mendapatkan dua sampai tiga hektar tanah yang dapat dikembangkan untuk sektor pertanian dan perkebunan kelapa sawit.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar, menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, dengan menjadi transmigran lokal, para PSK dapat mengubah nasib dengan memanfaatkan berbagai fasilitas yang disediakan.
"Kami tentu sangat menyambut baik rencana itu. Dengan menjadi transmigran lokal di Berau, Kaltim, para wanita yang selama ini menjadi PSK bisa menata hidup lebih baik lagi," ungkap Marwan, Minggu (5/6).
Menurutnya, fasilitas yang akan didapat seperti rumah, dan sarana air bersih. Tidak hanya itu, transmigran juga akan mendapatkan lahan siap garap, serta jaminan hidup beras dan nonberas yang diberikan selama 12 bulan untuk daerah lahan kering, dan 18 bulan untuk daerah lahan basah.
"Karena itu, dari pada hidup bergelantungan jadi PSK, sebaiknya ikut program transmigrasi, nanti kita siapkan lahan dan jaminan hidup di Berau. Itu akan lebih baik karena mereka akan mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki hidup dan masa depan," tuturnya.
Marwan menjelaskan, sudah disediakan lahan untuk 6.079 Kepala Keluarga (KK) yang ikut program di tahun ini. Jumlah tersebut meningkat dari target tahun 2015 lalu yakni 4.336 KK.
"Tahun ini kita targetkan penataan persebaran penduduk transmigrasi sebanyak 6.079 KK. Tahun lalu, kita sudah berhasil menempatkan 3.568 KK dari target 4.336 KK," tandasnya.
Baca juga:
Muncikari jual wanita baru lulus SMA, sekali kencan Rp 1,5 juta
Dua tempat pelacuran di Tangerang digusur
Diduga 'pasok' perempuan untuk tamu hotel, Ju diciduk polisi
Panti pijat plus digerebek, satu terapis baru selesai melayani tamu
'Tudingan' Mensos soal prostitusi Jabar memancing polemik