2.000 Hektare Sawah di Karawang Terendam Banjir dan Alami Puso
Dinas Pertanian Kabupaten Karawang mencatat untuk sementara terdapat sekitar 2 ribu hektare sawah yang terendam banjir. Dari 2 ribu hektare itu, seluas 219 hektare di antaranya mengalami puso karena sempat terendam cukup lama beberapa waktu lalu.
Dinas Pertanian Kabupaten Karawang mencatat untuk sementara terdapat sekitar 2 ribu hektare sawah yang terendam banjir. Dari 2 ribu hektare itu, seluas 219 hektare di antaranya mengalami puso karena sempat terendam cukup lama beberapa waktu lalu.
"Banyak areal sawah yang terendam banjir saat itu," kata Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Edi Suryana saat dihubungi, Senin (8/3).
Akibat banjir, Dinas Pertanian Kabupaten Karawang juga menyampaikan banjir yang terjadi beberapa waktu lalu mengakibatkan masa tanam padi di daerah tersebut tertunda.
"Banyaknya areal sawah yang terendam banjir berdampak terhadap sektor pertanian, masa tanam akan tertunda," katanya
Edi mengatakan, meski masa tanam tertunda, target produksi padi di Karawang tidak akan terganggu. Karena dalam beberapa waktu ke depan pihaknya menggulirkan kegiatan percepatan masa tanam serta dibuka areal sawah baru.
"Mudah-mudahan tidak akan mengganggu target produksi padi tahun ini yang mencapai sekitar 72,5 kuintal per hektare," katanya.
Baca juga:
Rapid Tes Antigen Pengungsi Banjir, Kasus Positif Covid-19 di Karawang Melonjak
Indonesia Rawan Banjir Imbas Jumlah Sungai Berstatus Kritis Meningkat Tiap Tahun
Penjelasan Pakar Soal Efektivitas Sumur Resapan di Kolong Tol Jakarta
Survei: Publik Belum Puas dengan Kinerja Pemprov DKI
BTN Kucurkan Rp200 Juta Bantu Korban Banjir di Jawa Tengah
Pembangunan Embung Pencegah Banjir