LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

2.000 Buruh di Palembang Turun ke Jalan Tolak RUU Omnibus Law

"Kami menolak RUU Omnibus Law, tidak ada kata lain kecuali dibatalkan," ungkap Hermawan.

2020-03-11 14:44:33
Demo Buruh
Advertisement

Sekitar dua ribu buruh dari beberapa serikat di Palembang menggelar aksi damai menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law. Mereka menilai banyak dampak buruk, terutama bagi buruh, jika disahkan.

Massa mendatangi Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (11/3). Setelah menyampaikan aspirasi, mereka bergerak menuju kantor DPRD Sumsel di Jalan POM X Palembang dengan tujuan sama.

Ketua Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Sumsel Hermawan mengungkapkan, buruh sangat dirugikan jika RUU itu disahkan. Karena itulah, pihaknya mendesak pemerintah dan legislatif membatalkan atau menolak adanya RUU Omnibus Law.

Advertisement

"Kami menolak RUU Omnibus Law, tidak ada kata lain kecuali dibatalkan," ungkap Hermawan.

Menurut dia, ada beberapa poin penting yang perlu menjadi perhatian dalam RUU Omnibus Law. Yakni, semakin banyaknya tenaga kerja asing di Indonesia karena keran dibuka selebar-lebarnya. Keberadaan TKA ini otomatis berpengaruh negatif bagi buruh lokal, semisal semakin sulitnya lapangan pekerjaan karena telah diisi TKA.

Kemudian, penghapusan upah minimum sektoral di tingkat kabupaten dan kota dan memberlakukan upah minimum provinsi (UMP) akan menyebabkan upah buruh semakin kecil. Sebab, UMP rata-rata tak sebesar UMR atau upah minimum sektoral.

Advertisement

"Ada juga sistem kerja kontrak yang dilegalkan. Ini sangat merugikan buruh, kami bisa saja seumur hidup berstatus pekerja kontrak, tidak masuk akal, bagaikan nasib kami ketika tidak bekerja lagi atau pensiun," ujarnya.

"Belum lagi penghapusan pesangon bagi korban PHK. Ini jelas berpihak kepada perusahaan dan pengusaha," kata dia.

Baca juga:
Gelar Demo, Buruh Minta Pemerintah Beri Masker Gratis
Said Iqbal Bakal Gelar Demo di BEI dan Laporkan Kasus PHK Karyawan Indosat ke ILO
Massa Buruh di Jember Tolak RUU Omnibus Law karena Dinilai Menghapus Sistem UMK
Massa Buruh Tolak RUU Omnibus Law di DPR
Buruh Bakal Terus Lakukan Aksi Penolakan Omnibus Law, Ini Alasannya
Ketua KSPN Ungkap Ada Kelompok Tunggangi Aksi Tolak RUU Omnibus Law

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.