LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

2 Mahasiswi akan jadi wanita pertama Indonesia taklukan gunung ini

Dua mahasiswi Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung tersebut akan melanjutkan misi Seven Summits dengan menaklukkan gunung tertinggi di Benua Antartika, Vinson Massif. Bila berhasil, mereka akan menjadi wanita pertama.

2016-12-19 16:29:56
Pendakian Gunung
Advertisement

Fransisika Dimitri Iniriwang dan Mathilda Dwi Lestari, bakal menorehkan sejarah untuk Indonesia. Dua mahasiswi Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung tersebut akan melanjutkan misi Seven Summits dengan menaklukan gunung tertinggi di Benua Antartika, Vinson Massif. Bila berhasil, mereka akan menjadi wanita pertama.

Ini adalah gunung ke-5 masuk dalam daftar Dua Srikandi Indonesia itu. Sebelum keduanya masuk dalam tim 'The Women of Indonesia Seven Summits Expedition', Mahitala sudah menaklukkan yakni Gunung Carstensz Pyramid setinggi 4.884 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gunung Elbrus 5.642 mdpl pada 15 Mei 2015, Gunung Kalimanjaro 5.895 mdpl pada 24 Mei 2015 dan terakhir Gunung Aconcagua dengan 6.962 mdpl pada 1 Februari 2016.

"Motivasi berangkat dari awal untuk menancapkan bendera Indonesia. Kami ingin membawa harum nama perempuan Indonesia di dunia internasional. Kalau berhasil ini adalah perempuan pertama Indonesia yang bisa menaklukkan (Vinson Massif)," ungkap Fransiska saat ditemui di kampus Unpar Bandung, Senin (19/12).

Menurut Fransiska, dari 348 orang di dunia sudah mencapai seven summits, sudah 33 di antaranya adalah perempuan. Dari situlah motivasi besar bahwa perempuan Indonesia juga bisa melakukan hal serupa. "Bisa juga inspirasi kaum perempuan muda bahwa kita bisa melakukan hal besar di mata dunia," ujarnya.

Gunung dengan ketinggian 4.897 mdpl ini disebut merupakan salah satu trek paling sulit dilintasi karena hampir seluruhnya dipenuhi tumpukan es yang licin. Meski tidak mengenal malam, kawasan ini sangat ekstrem cuacanya.

Fransiska dan Mathilda akan berangkat dari Jakarta pada 21 Desember 2016 menuju Santiago Chile. Dua mahasiswi kelahiran Jakarta ini rencananya bakal tiba di Indonesia pada pertengahan Januari nanti.

Persiapan fisik dan mental menurutnya sudah dilakukan sejak delapan bulan ke belakang. Logistik juga tentu bagian terpenting karena keberangkatan ke Vinson Massif merupakan pendakian termahal selain Gunung Everest.

"Diperkirakan kisarannya ya bisa sampai Rp 3 miliar seluruhnya untuk dua orang ini," terangnya. Beberapa pihak turut mendukung keberangkatannya mulai dari anggaran dan perlangkapan lainnya.

Rektor Unpar Mangadar Situmorang mengaku bangga sekaligus waswas melihat dua mahasiswinya akan melanjutkan perjalanan berat untuk mengibarkan bendera Indonesia. "Tapi tetap ada asa, ada harapan, ada dukungan, sekaligus doa bahwa perjuangan semacam ini akan berhasil dengan sangat baik," kata Mangadar di tempat sama.

Dia meminta doa kepada semua pihak untuk mendoakan agar perjalanan Fransiska dan Mathilda berlangsung lancar. Yang terpenting, keduanya diharapkan kembali dengan selamat setelah menuntaskan misi menaklukkan gunung yang tidak mengenal malam itu.

Baca juga:
Tim 7 Summit Mahasiswi Unpar siap daki gunung tertinggi di Antartika
Gunung Slamet mulai dikenal pendaki mancanegara
Menapaki Gunung Parang, surga bagi pemanjat tebing kelas dunia
Keseruan lomba SAR di hutan bersuhu ekstrem Belarusia
Mengenal Komunitas 'Pendaki Pink' yang Menghebohkan Dunia Maya
Sensasi Wisata Pacu Adrenalin di Gunung Kapur Bandung

Advertisement
(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.