Menapaki Gunung Parang, surga bagi pemanjat tebing kelas dunia
Merdeka.com - Gunung Parang yang berlokasi di Kecamatan Tegal Waru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menjadi magnet baru bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Gunung menjulang tinggi dengan batu andesit itu memiliki ketinggian 930 meter di atas permukaan laut dan saat ini menjadi arena memacu adrenalin bagi para pecinta panjat tebing.
"Tujuan para pengunjung ke sini utamanya menaklukan tebing batu. Rata-rata dalam setiap pekan sekitar 200 orang yang datang," kata salah seorang Badega Gunung Parang Mulyana.
Di Gunung Parang, para pengunjung bisa menaiki tebing yang curam dengan kemiringan 90 derajat. Selain itu juga dapat menikmati keindahan alam yang masih perawan.
Selain sebagai lokasi panjat tebing, tempat tersebut juga bisa digunakan berkemah dengan mengambil tempat disekitar kaki gunung yang berupa perbukitan.
Jangan khawatir ketika berkunjung ke Gunung Parang, karena pihak pengelola yang disebut badega telah menyiapkan berbagai fasilitas termasuk memanjat. Selain itu apapun kegiatan akan dipandu.
"Untuk biaya disesuaikan dengan ketinggian panjatan, mulai dari Rp 65 ribu per seratus meter hingga hingga Rp 625 ribu rupiah untuk panjatan mencapai 900 meter," jelas Mulyana.
Namun demikian, seluruh fasilitas yang ada di areal wisata itu saat ini terkesan masih minim dan kumuh. Sehingga duperlukan sentuhan untuk dilakukan penataan mulai dari pembangunan toilet, rumah singgah.
Terkait itu, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi akan segera melakukan penataan di Gunung Parang. Dedi menyatakan akan menambah sejumlah fasilitas di sekitar maupun jalur pendakian.
"Kita akan melakukan penataan dengan membangun saung bambu termasuk toilet. Saya siapkan anggaran untuk menata Gunung Parang ini Rp 400 miliar," ujar Dedi.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya