LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

2 Terdakwa kasus prostitusi online Candy's Group divonis berbeda

SHDW (16) divonis dua tahun dan dipenjara di panti sosial, sementara DF (17) dipenjara enam tahun di Lapas anak.

2017-04-14 22:39:39
Grup Facebook paedofil
Advertisement

Dua terdakwa di bawah umur kasus prostitusi online Candy's Group divonis berbeda oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (13/4). SHDW (16) divonis dua tahun sementara DF (17) enam tahun.

"SHDW dijatuhi hukuman 2 tahun penjara di Panti Sosial Marsudi Handayani, dan DF di penjara Lapas Anak," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono dalam keterangan tertulis yang diterima merdeka.com, Jumat (14/4).

Sebelumnya jaksa penuntut umum menuntut SHDW penjara selama tiga tahun dan DF delapan tahun.

Keduanya terbukti melanggar pasal 27 ayat (1) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 Th 2008 tengan ITE dan atau pasal pornografi/Pedofilia.

Terkait vonis yang diterima kedua terdakwa, JPU diketahui tidak mengajukan banding.

Kasus ini dibongkar Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pertengahan Maret lalu. Polisi mengamankan empat tersangka Wawan (27), Dede (24), DF (17) dan SHDW (16). Korban berusia 4 hingga 8 tahun.

"Jadi anggota menshare video dan foto yang memuat pornografi anak ke dalam group Facebook dan WhatsApp ini yang sudah disediakan oleh pelaku," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen M. Iriawan saat itu.

Iriawan menjelaskan perkumpulan cabul tersebut sudah beroperasi sejak September 2016 dan sudah 7.479 anggota yang tersebar di seluruh dunia.

Baca juga:
Ini alasan Menkominfo sulit pantau paedofil di medsos
Polisi kembali temukan lima bocah korban paedofil grup FB Loli Candy
Polisi terus korek keterangan tersangka paedofil di grup Facebook
Kasus Dicki cabuli ponakan & share ke grup paedofil segera disidang
Warnet diduga jadi salah satu penyebab paedofil tumbuh subur

Advertisement
(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.