2 Pelajar Diamankan saat Demo di Tanjung Balai Positif Gunakan Narkoba
Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, seluruh pelajar telah dipulangkan kepada orangtuanya masing-masing, termasuk dua orang yang positif menggunakan narkoba. "Yang terindikasi menggunakan narkotika tetap diserahkan kepada orangtua dan kita sarankan untuk direhabilitasi," lanjut Putu.
Polisi mengamankan 17 pelajar dalam unjuk rasa anarkistis di depan Gedung DPRD Tanjung Balai, Sumut, Senin (30/9). Dua di antaranya dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.
Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan,para pelajar itu diamankan setelah melempari petugas dengan batu. "Setelah diamankan, mereka menjalani tes urine. Hasilnya dua orang dinyatakan positif menggunakan methamphetamine atau sabu-sabu," kata Putu, Selasa (01/10).
Begitupun, seluruh pelajar telah dipulangkan kepada orangtuanya masing-masing, termasuk dua orang yang positif menggunakan narkoba. "Yang terindikasi menggunakan narkotika tetap diserahkan kepada orangtua dan kita sarankan untuk direhabilitasi," lanjut Putu.
Putu mengatakan, hampir semua orangtua mengaku tidak mengetahui anaknya ikut unjuk rasa. Sementara para pelajar umumnya juga tidak tahu tujuan aksinya.
Karena itu, pihak kepolisian mengimbau seluruh orangtua untuk lebih mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai mereka dimanfaatkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
Sebelum dipulangkan, para pelajar lebih dulu menandatangani surat pernyataan. Mereka berjanji tidak lagi terlibat aksi-aksi anarkistis.
Baca juga:
Imbas Demo di DPR, KCI Alami Kerugian
Polisi Mengaku Tak Bermaksud Tembakkan Gas Air Mata ke Universitas Atma Jaya
400 Pelajar di Bekasi Ditangkap saat Bolos Sekolah untuk Demo ke DPR
Aksi Teatrikal Mahasiswa Bawa Nisan ke Depan Gedung DPR
Poster-poster Lucu Mahasiswa Saat Demo di DPR
Disdik DKI Ancam Cabut KJP Pelajar Bikin Rusuh Demo di DPR
Siswa Diamankan Saat Demo, Kadisdik Pesan 'Jangan Digebukin Walau Kadang Ngeselin'