2 Napi tepergok Sipir sedang asyik nyabu di tahanan
"Sabu itu kami beli kepada seorang Napi yang menghuni di blok C Lapas Teluk Dalam," ujar Rahmadi.
Petugas lapas Banjarmasin Barat memergoki dua narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) yang kedapatan mengisap sabu. Kedua Napi itu tertangkap tangan oleh petugas sipir saat patroli malam.
"Kedua pelaku itu ditangkap petugas Sipir Lapas Teluk Dalam Banjarmasin, Kelas II A di dalam Blok B," kata Kanit Reskrim Kota Banjarmasin Barat,Ipda Pol Sisworo di Banjarmasin, Rabu (16/3).
Kedua Napi tersebut bernama Rahmadi, warga Jalan Dahlia Gang Gawi Sabumi Banjarmasin Tengah. Deddy, Wahyono warga Jalan Simpang Belitung, Gang Pelita, Banjarmasin Barat.
Sisworo memaparkan, Napi Rahmadi dan Deddy merupakan Napi kasus narkoba yang sudah divonis hukuman 5 tahun. Mereka berdua tangkapan dari Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin.
Sipir Lapas Teluk Dalam juga mengamankan barang bukti berupa seperangkat alat isap sabu dan sisa sabu di plastik klip.
"Sipir menangkap kedua Napi yang sedang asyik isap sabu," katanya seperti dikutip Antara.
Hasil tes urine Rahmadi dan Deddy menunjukkan positif dan mereka juga mengakui telah memakai sabu.
Hasil koordinasi pihak Polsekta Banjarmasin Barat dan pihak Lapas Teluk Dalam, untuk kedua Napi tersebut dititipkan di sel tahanan Polsek guna proses hukum lebih lanjut.
"Penyidikan sementara kedua Napi kami jerat dengan UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika," tegas Sisworo.
Sementara itu, Napi Rahmadi di hadapan penyidik mengakui kalau dia telah mengisap sabu bersama Deddy.
"Saya mengisap sabu di ruang tempat pengisian air di Lapas. Karena di sana jarang ada pengawas dan kami anggap aman," ucap Rahmadi.
Rahmadi jua mengaku dirinya membeli satu paket kecil sabu itu seharga Rp 40 ribu dan itu dibeli secara patungan
"Sabu itu kami beli kepada seorang Napi yang menghuni di blok C Lapas Teluk Dalam," beber Rahmadi seperti dikutip Antara.
Baca juga:
Proyek Tol Cimanggis-Cibitung terhambat pembebasan lahan
Ibu rumah tangga di Langkat jadi pengedar sabu ditangkap polisi
Polda Kaltim gagalkan penyelundupan 2 kg sabu Malaysia di Samarinda
Polisi bongkar jaringan narkoba dikendalikan napi Lapas Kerobokan
Melihat lebih dekat jalur narkoba Segitiga Emas di Sungai Mekong
Kasus bupati Ogan Ilir, Ganjar puji KaBNN 'Pak Buwas itu buas betul'