LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

2 Jemaah Umroh Asal Mojokerto Sudah 5 Hari Telantar di Bandara Madinah

Dua orang jemaah umroh asal Kota Mojokerto hingga saat ini belum bisa pulang. Kabarnya mereka bersama puluhan jemaah lainya telantar di Mekah karena keterlambatan pemulangan dari pihak travel.

2019-01-15 20:10:44
Umrah
Advertisement

Dua orang jemaah umroh asal Kota Mojokerto hingga saat ini belum bisa pulang. Kabarnya mereka bersama puluhan jemaah lainya telantar di Mekah karena keterlambatan pemulangan dari pihak travel.

Kedua jemaah ini adalah Lukiyanti (52), dan anaknya, Dedik (35) warga Jalan Muria no 102, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Megersari, Kota Mojokerto. Keduanya berangkat umroh bersama 40 jemaah lainya asal Jombang, Gresik dan Lamongan melalui Rabat Tour, yang berkantor di Perum Griya Permata Hijau, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jatim.

Muhammad Ridwan, suami Lukiyanti (52) jemaah yang diduga terlantar mengatakan, saat ini istri dan anaknya masih berada di bandara Madinah dan belum ada kejelasan kapan bisa pulang.

Advertisement

"Kabar terakhir, mereka masih berada di bandara Madinah," katanya, Selasa (15/1) sore.

Menurut Ridwan, istri dan anaknya sudah terlantar selama lima hari yang sebelumnya dijadwalkan pulang pada tanggal 10 Januari lalu. Bahkan, sebelumnya para jemaah dikabarkan tertahan di Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) menunggu kejelasan kepulangan.

"Berangkatnya tanggal 31 Desember 2018 lalu, dan dijadwalkan akan pulang tepat waktu 10 hari dari hari keberangkatan, yakni tanggal 10 Januari lalu. Tapi sampai sekarang masih belum pulang, sekarang di bandara Madinah. Katanya pesawatnya delay," jelas Muhammad Ridwan.

Advertisement

Masih kata Ridwan, istri dan anaknya ikut travel tersebut dari salah satu pimpinan tour and trevel yang biasa ke tempat-tempat wisata religi. Tour and trevel ini kemungkinan menjalin kerjasama dengan travel di Sidoarjo yang memberangkatkan umroh para tersebut.

"Travel ini sebelumnya baik, tapi kenapa kok pas keluarga saya seperti ini, sangat mengecewakan. Saya sudah klarifikasi ke pihak travel, mereka beralasan masih menunggu tiket dari Arab Saudi," terangnya.

Tak hanya belum adanya kejelasan jadwal pulang ke tanah air, Ridwan juga mengatakan keberangkatan istri dan anaknya umroh sebelumnya sempat tertunda dua kali.

"Berangkatnya juga sempat tertunda dua kali, sebelumnya dijadwalkan tanggal pada 24 Desember, diundur tanggal 27 Desember, kemudian diundur lagi baru berangkat tanggal 31 Desember 2018. Saya hanya berharap supaya pihak travel bertanggungjawab, istri dan anak saya segera cepat pulang," harapnya.

Hingga saat ini belum ada keterangan dari pihak travel Rabat Tour yang beralamat di Perum Griya Permata Hijau, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, yang memberangkatkan puluhan jemaah umroh dari Jombang, Gresik, Lamongan dan Mojokerto.

Baca juga:
Terkendala Kebijakan Rekam Biometrik, Garuda Tunda Penerbangan Perdana Solo-Madinah
Aturan Rekam Biometrik Saudi Dinilai Beratkan Calon Jemaah Haji dan Umrah
Garuda Indonesia Operasionalkan Penerbangan Solo-Madinah Pekan Depan
Pengusaha Travel Umrah Protes Kebijakan Saudi Soal Rekam Biometrik
Menhub Budi Ingin Bandara Kertajati Layani Umrah Masyarakat Jawa Barat
Cak Imin Lepas 4 Pemenang Jalan Sehat Sarungan saat Hari Santri Untuk Umrah
DPR Rapat Bahas Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khusus Visa Furoda

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.