2 Gangster di Semarang Bentrok Berujung Pembakaran Sepeda Motor
Polres Semarang meringkus tiga anggota geng Srimpet 193 Semarang yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anggota gangster lain saat menonton balapan liar di Jalan Diponegoro, Ungaran Barat.
Polres Semarang meringkus tiga anggota geng Srimpet 193 Semarang yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anggota gangster lain saat menonton balapan liar di Jalan Diponegoro, Ungaran Barat.
Ironisnya para pelaku yang tertangkap masih di bawah umur yakni FRL, SAN, INH, dan satu orang DPN masih dalam pengejaran.
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Rifeld Constantien Baba mengatakan, penganiayaan bermula ketika para korban, Wahyu Mahmuji dan Wahyu Rian berniat menonton balapan liar pada Minggu (15/9) pukul 04.00 WIB. Mereka melintas di depan kumpulan anggota Genk Srimpet 193 sembari mengegas sepeda motor hingga membuat para pelaku emosi.
"Pelaku emosi langsung menghampiri korban. Sempat cekcok antar korban dengan pelaku geng motor," kata Rifield Constantine Baba, Selasa (8/10).
Setelah cekcok, tersangka FRL memukul Rian dengan tangan kosong. SAN dan INH mengeluarkan celurit dan mengayunnya ke helm, pinggang dan punggung Mahmuji.
"Lihat anggota geng keluarkan celurit, korban Mahmuji, Rian dan teman-temannya menyelamatkan diri sembari berteriak," jelasnya.
Mendengar teriakan 'gangster, gangster', warga melempari para pelaku dengan batu. "Anggota geng yang kalah jumlah dengan warga gantian berlarian. Namun FRL ini tertangkap dan motornya dibakar massa," kata Rifeld.
Beruntung, polisi Satlantas Polres Semarang sedang patroli mengamankan FRL dari amukan massa. Hingga akhirnya dia diamankan.
Rifeld mengatakan selain celurit, barang bukti yang disita adalah kaos bertuliskan Remaja Srimpet Garis Selatan, dan sepeda motor Honda Beat tanpa pelat nomor yang hangus terbakar.
"Kepemilikan sepeda motor ini masih dalam penyelidikan karena tidak dilengkapi surat-surat," ujarnya.
"Petugas masih buru DPN. Para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 2 UU Darurat No.12/1951," tutupnya.
Baca juga:
Pagar Jalanan di Kawasan TPU Karet yang Dirusak Massa
Kondisi Kawasan Semanggi Pasca Bentrokan Massa dengan Polisi
Ricuh, Massa Lawan Polisi dengan Batu dan Kembang Api di Slipi
Hingga Malam, Bentrokan Massa vs Polisi Masih Sengit
Bentrokan Massa dan Polisi Pecah di Stasiun Palmerah
Bentrokan Massa vs Polisi di Depan Gedung BPK