1.933 Pekerja di Kabupaten Bekasi Terima Vaksin Gotong Royong
Vaksin Gotong Royong di Kabupaten Bekasi dimulai pada Selasa (18/5), bersamaan dengan kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke PT Unilever di Kawasan Industri Jababeka. Di sana ada 320 pekerja yang menerima vaksin.
Pemerintah Kabupaten Bekasi, mencatat sebanyak 1.933 pekerja di wilayahnya telah menerima vaksin Covid-19 dari program vaksinasi gotong royong (VGR). Biaya per dosis Rp 450 ribu ditanggung oleh perusahaan di mana penerima vaksin bekerja.
"Jumlah tersebut masih akan terus bertambah signifikan karena sampai sekarang proses vaksinasi masih berjalan dengan melibatkan belasan fasilitas kesehatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny, Senin (31/5).
Vaksin Gotong Royong di Kabupaten Bekasi dimulai pada Selasa (18/5), bersamaan dengan kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke PT Unilever di Kawasan Industri Jababeka. Di sana ada 320 pekerja yang menerima vaksin.
Dia menyebut, pelaksanaan VGR bagi pekerja dilakukan atas kerja sama fasilitas kesehatan dengan perusahaan yang mengikuti program tersebut. Sejauh ini, kata dia, ada 15 fasilitas kesehatan (faskes) milik swasta yang mengusulkan.
Belasan faskes itu, lanjut Sri, terdiri atas rumah sakit swasta seperti Rumah Sakit Siloam, RS Sentra Medika, RS Omni, selebihnya klinik swasta.
"Jumlah faskes ini juga pasti akan terus bertambah seiring bertambahnya pengajuan perusahaan untuk mengikuti program pemerintah ini," tandasnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi selanjutnya akan segera menentukan fasilitas kesehatan mana saja yang ditunjuk untuk melayani vaksinasi gotong royong di wilayahnya.
Baca juga:
Kimia Farma Siap Datangkan 7,5 Juta Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong
Guru Besar UI: Vaksin Gotong Royong Satu Cara Agar Ekonomi Kembali Bangkit
Kimia Farma dan Pengusaha Siap Percepat Vaksinasi Gotong Royong
Lippo Sulap Pusat Perbelanjaan Senayan Park Jadi Pusat Vaksinasi Gotong Royong
2 Jenis Vaksin Asal China akan Datang untuk Program Gotong Royong