1.793 Kasus Baru, Jabar Provinsi Penambahan Covid-19 Tertinggi Per 15 Juni 2021
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, Jabar melaporkan 1.793 kasus positif Covid-19. Sehingga total kasus terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 332.265 orang.
Jumlah kasus positif Corona atau Covid-19 pada Selasa (15/6) mengalami lonjakan tinggi. Jumlah penambahan hari ini sebanyak 8.161 orang. Sehingga total akumulatif sebanyak 1.927.708 orang di Indonesia terkonfirmasi positif Covid-19.
Sementara jumlah kasus sembuh hari ini sebanyak 6.407 orang yang dinyatakan negatif Covid-19. Sehingga, total akumulatif saat ini di Indonesia, ada 1.757.641 orang yag berhasil sembuh dari Covid-19.
Data untuk pasien meninggal pada hari ini sebanyak 164 orang. Total akumulatif saat ini ada 53.280 orang yang meninggal dunia akibat corona di Indonesia.
Data update ini tercatat sejak Senin, 14 Juni 2021 pukul 12.00 WIB hingga hari ini pukul 12.00 WIB.
Sementara itu, Jawa Barat menjadi provinsi dengan penambahan terbanyak di Indonesia.
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, Jabar melaporkan 1.793 kasus positif Covid-19. Sehingga total kasus terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 332.265 orang.
Posisi kedua penambahan terbanyak adalah Provinsi Jawa Tengah dengan 1.658 kasus positif corona, sehingga total kasus positif sebanyak 218.742 orang.
Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah ketiga penambahan kasus terbanyak dengan 1.502 kasus Covid-19, dengan total hingga saat ini sebanyak 542.295 orang positif Covid-19.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Pembentukan Posko Sudah 50 Persen Lebih, Kasus Covid-19 di 4 Daerah Ini Naik Tajam
Kasus Covid-19 Melonjak, Ridwan Kamil Minta Rencana Belajar Tatap Muka Ditunda
Sri Mulyani Nilai Kecepatan Pemulihan Ekonomi Bergantung Sensitivitas Gas dan Rem
Gubernur Jabar Perkirakan Virus Covid-19 Delta sudah Ada di Jawa Barat
Tak Ingin Kasus Covid-19 Seperti Kudus, PPKM Mikro di Sumsel Diperpanjang
Ridwan Kamil: Jabar Sedang Rem Darurat, Wisatawan Luar Daerah Dilarang Masuk
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Emil Minta Pemerintah Tak Beri Libur Iduladha