LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

179 Jenis Burung di Indonesia Terancam Punah

Lembaga yang fokus pada isu flora dan fauna, Burung Indonesia, menyatakan 179 jenis burung di Indonesia yang terancam punah secara global. Sebanyak 31 jenis di antaranya dalam kondisi kritis.

2021-04-28 20:13:43
Flora Fauna
Advertisement

Lembaga yang fokus pada isu flora dan fauna, Burung Indonesia, menyatakan 179 jenis burung di Indonesia yang terancam punah secara global. Sebanyak 31 jenis di antaranya dalam kondisi kritis.

"Berdasarkan status keterancamannya, terdapat 179 jenis burung di Indonesia yang masuk ke dalam daftar jenis burung terancam punah secara global," kata Biodiversity Conservation Officer Burung Indonesia, Achmad Ridha Junaid, dalam keterangan persnya di Makassar, Rabu (28/4).

Selain 31 jenis burung masuk dalam kategori kritis atau langkah lagi menuju status kepunahan, 52 jenis dinyatakan genting (Endangered/EN), dan 96 jenis rentan terhadap kepunahan (Vulnerable/VU).

Advertisement

Kondisi ini menunjukkan tantangan konservasi burung di Indonesia semakin meningkat. Kendati telah banyak upaya dilakukan, lanjut Ridha seperti dilansir Antara, populasi sebagian jenis burung tetap mengalami kemerosotan di alam.

Selain deforestasi, perburuan dan penangkapan burung dari alam menjadi faktor utama penyebab penurunan populasi burung. Dampaknya terlihat pada peningkatan status keterancaman pada sembilan jenis burung pada 2021.

Beberapa jenis yang merasakan dampak nyata dari deforestasi dan perburuan adalah perkici dada-merah (Trichoglossus forsteni), empuloh janggut (Alophoixus bres), empuloh pipi-kelabu (Alophoixus tephrogenys), cucak aceh (Pycnonotus snouckaerti), dan anis kembang (Geokichla interpres).

Advertisement

Empuloh janggut bahkan kini diperkirakan telah mengalami penurunan hingga 50 persen dari populasi asli di wilayah persebarannya di Pulau Jawa dan Bali (BirdLife International, 2020a; Eaton et al., 2015).

Kondisi ini sekaligus mendorong upaya yang lebih serius dalam mengurangi dampak perburuan maupun penangkapan burung dari alam.

Selain jenis-jenis yang mengalami peningkatan kategori keterancaman, ada pula jenis yang mengalami penurunan status keterancaman seperti Kowak jepang (Gorsachius goisagi), kepudang-sungu kai (Edolisoma dispar), dan bangau sandang-lawe (Ciconia episcopus) kini diketahui memiliki wilayah persebaran yang relatif luas dengan kondisi populasi yang relatif stabil, sehingga mengalami penurunan kategori keterancaman (IUCN, 2020).

Baca juga:
Usai Dinaiki Lucinta Luna, Lumba-Lumba Hidung Botol Akhirnya Dievakuasi
KLHK Sita Puluhan Satwa Dilindungi dari Sebuah Rumah di Kuta Bali
Tangkap Seekor Penyu Lekang, 7 Warga Gunungkidul Jadi Tersangka
Penyelundupan 310 Burung Langka Digagalkan, Puluhan Ekor Ditemukan Mati
Intip Potret Kepiting Langka dan Terbesar di Dunia, Ditemukan di Ternate
Cegah Kepunahan, Begini Cara Gunung Gede Pangrango Lestarikan Hewan & Tumbuhan Langka

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.