13.207 Personel Gabungan Siap Amankan Pemilu di Kabupaten Tangerang
Polresta Tangerang, kata Kapolres, juga telah melakukan simulasi pengamanan TPS, termasuk tindakan dalam pengamanan konflik serta kericuhan pemilu.
13.207 Personel gabungan dari TNI, Polri, Brimob dan Linmas siap mengamankan pelaksanaan Pemilihan Umum di wilayah Kabupaten Tangerang.
Polisi bersiap melakukan tindakan preventif dan represif, jika kejadian pemilu menimbulkan potensi kericuhan.
"Ini kekuatan besar jadi jangan main-main dengan hal-hal yang memicu kericuhan," ujar Kapolresta Tangerang, Kombes Sabilul Alif saat dikonfirmasi, Minggu (14/4).
Sedikitnya 13.207 personel yang siap untuk mengamankan wilayah Kabupaten Tangerang, terdiri dari 1.227 anggota kepolisian termasuk Brimob, 500 anggota TNI dan 10.980 Linmas.
Dia mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat memicu terjadinya kericuhan saat penyelenggaraan Pemilu 2019.
“Tentunya kami kedepankan pencegahan preventif dan preemtif. Namun jika hal-hal yang berpotensi menimbulkan kerawanan besar, tentu kami tidak segan melakukan tindakan represif,” ancam Kapolres.
Polresta Tangerang, kata Kapolres, juga telah melakukan simulasi pengamanan TPS, termasuk tindakan dalam pengamanan konflik serta kericuhan pemilu.
"Simulasi dibutuhkan untuk memaksimalkan kinerja anggota yang nantinya akan betul-betul melaksanakan kegiatan pengamanan Pemilu di TPS sampai proses penghitungan," kata dia.
Baca juga:
Hari Ini, WNI di Malaysia dan Filipina Ikuti Pencoblosan Pemilu 2019
Warga Malang Sebar Poster Lawan Serangan Fajar Pileg dan Pilpres
Jokowi: Masa Tenang Enggak Usah Aneh-aneh
KPI Imbau TV & Radio Tak Siarkan Ulang Debat Terakhir Pilpres di Masa Tenang
Baharkam Polri Angkut 71 Personel Amankan Pemilu di Fakfak & Kaimana Papua
Mengintip Persiapan Pencoblosan di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini