LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

1.134 Orang Dalam Pemantauan Covid-19 Telah Diperiksa RSPI Sulianti Saroso

Pos Pemantauan virus Corona atau COVID-19 di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, telah dikunjungi 1.134 orang sejak dibuka pada Januari lalu

2020-03-18 18:54:19
Corona
Advertisement

Pos Pemantauan virus Corona atau COVID-19 di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, telah dikunjungi 1.134 orang sejak dibuka pada Januari lalu. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama (Dirut) RSPI Sulianti Saroso dr Mohammad Syahril.

"Jumlah pasien ODP (Orang Dalam Pemantauan) sampai dengan tanggal 17 (Maret) kemarin sebanyak 1.134 yang sebelumnya 1.056," kata Syahril di kantornya, Rabu (18/3).

Katanya, saat ingin datang ke pos tersebut terlebih dahulu masyarakat mengerti akan penyakit yang dideritanya. Menurutnya, pos kini dibuka pada pukul 07.30 hingga 21.00 WIB, hanya bisa berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan awal terkait COVID-19.

Advertisement

"Yang datang betul-betul pasien yang tidak mempunyai gejala yang berat untuk mendapatkan informasi, edukasi, ataupun pemeriksaan dari dokter," kata Syahril.

"Tetapi ketika ada gejala yang berat kita alihkan ke IGD. Apabila per pemeriksaan selanjutnya kita akan berlakukan penjadwalan untuk MCU (medical check up)," pungkasnya.

Sebelumnya, dr Spesialis Anak RSPI, Dyani Kusumowardhani mengatakan, keputusan itu diambil lantaran pihaknya tak banyak menerima laporan masyarakat pada malam hari. Sehingga, pos tersebut hanya batas waktu 21.00 WIB.

Advertisement

"Pos pemantauan kami masih buka, tapi memang saat ini tidak lagi 24 jam. Karena memang kalau kami lihat di malam hari itu tidak terlalu banyak pasien yang datang," ujar Dyani, di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (17/3).

Menurutnya, ketika ada pasien yang memang datang dalam kondisi sakit dapat langsung dilayani di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan bukannya di pos pemantauan.

"Logikanya kalau dia datang malam hari, itu berarti kan kondisinya membutuhkan pertolongan segera. Ya kalau cuma batuk-batuk sedikit kan nggak akan datang malam-malam ke IGD," katanya.

Baca juga:
Dalam Sehari 290 Warga Lakukan Screening Corona di 2 Rumah Sakit Solo
Ini Jawaban Pemerintah Kenapa Tak Terapkan Lockdown, dari Kesiapan hingga Dampak
Cegah Virus Corona, Kantor Pelayanan Publik di Purbalingga Disemprot Disinfektan
Anggota DPR Minta Pemerintah Tegas Larang WNA Masuk Indonesia
Cegah Penyebaran Corona, Kemenkeu Bebaskan Cukai Etil Alkohol
Satu Guru Besar UGM Positif Corona
UGM Konfirmasi Satu Guru Besarnya Positif Virus Corona

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.