1.100 Personel gabungan amankan Natal dan Tahun Baru di Kota Malang
Pengamanan akan dilakukan baik secara terbuka dan tertutup.
Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2016, Polresta Kota Malang menyiapkan serangkaian kegiatan pengamanan. Sebanyak 1.100 personel gabungan dilibatkan dalam menciptakan kelancaran dan keamanan kegiatan masyarakat.
"Kita menyiapkan 1100 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dishub dan lain-lain. Kalau khusus dari Polri ada 600 personel," kata AKBP Singgamata, Kapolres Kota Malang dalam apel siaga pengamanan Natal dan Tahun Baru di Alun-Alun Kota Malang, Rabu (23/12).
Pengamanan akan dilakukan baik secara terbuka dan tertutup. Pihaknya tidak segan untuk mengambil tindakan jika ditemukan gangguan-gangguan keamanan di masyarakat.
Para personel telah diberi pembekalan untuk mengambil tindakan sesuai prosedur. Bila ditemukan keadaan-keadaan darurat dapat segera diambil tindakan.
Selama pengamanan Natal akan dilakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kota Malang. Serta melakukan patroli dan penjagaan khusus di setiap gereja.
"Sterilisasi dilakukan jelang perayaan Natal, serta patroli daerah-daerah yang dianggap rawan," katanya.
Namun demikian hingga kini, Singgamata belum melihat adanya potensi kerawanan. Tetapi pihak tetap melakukan kewaspadaan.
"Hingga kini belum ada. Hanya saja kita tetap waspada," tegasnya.
Sementara itu, terkait dengan perayaan malam Tahun Baru 2016, Singgamata bersama Pemerintah Daerah Kota Malang berkoordinasi untuk memecah konsentrasi massa. Beberapa kegiatan dilakukan di beberapa titik.
"Konsentrasi massa akan kita pecah dengan kegiatan di beberapa titik. Supaya masyarakat terpecah, tidak tersentral. Kampus-kampus dan lain-lain bisa ikut melakukannya," jelasnya.
Baca juga:
Kapolri prioritaskan pengamanan Natal di 13 provinsi
Kapolri janji amankan Natal dan Tahun Baru secara maksimal
8.600 Polisi amankan Natal dan tahun baru di Jakarta
130 Gereja di Makassar dijaga ketat polisi dan TNI
Amankan Natal dan Tahun Baru, Polda Jabar sebar 221 pos pengamanan