LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

11 PSK Online Terciduk di Indekos, 7 di Antaranya Masih di Bawah Umur

Petugas juga menyita alat kontrasepsi dari kamar masing-masing PSK di indekos tersebut. Informasi dihimpun, setiap harinya mereka berkencan dengan 2-3 lelaki. Tarifnya rata-rata Rp500 ribu.

2022-01-14 15:13:53
Pekerja Seks Komersial
Advertisement

Sebanyak sebelas wanita diduga pekerja seks komersial (PSK) melalui aplikasi online digelandang Satpol PP Kota Tangerang Selatan. Mereka digiring dari sebuah indekos yang berada di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

"Berdasarkan koordinasi kami bersama Dinas Sosial dan P2TP2A, ke 11 wanita itu kami bawa ke Balai Melati di Jakarta," ungkap Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangsel, Muksin Al Fachri, Jumat (14/1).

Sebdlas orang PSK online yang ditangkap, tujuh di antaranya masih di bawah umur. Sedangkan di atas 18 tahun ada empat orang.

Advertisement

Muksin menerangkan, dari hotel aplikasi di kawasan Ciputat, enam pasangan yang tertangkap bukan suami istri.

"Kemudian terhadap mereka kami berikan pembinaan lebih lanjut dan kami panggil orang tuanya," ucapnya.

Sedangkan pada tempat kedua di wilayah Pamulang, 15 wanita dan 9 laki - laki digelandang. Kesebelas wanita terbukti bekerja sebagai PSK online.

Advertisement

Sementara 9 orang pria yang ikut diamankan ke markas Satpol PP mengaku hanya warga setempat. Pengakuan mereka, hanya sekadar berkumpul di area indekos itu.

"Sembilan Laki - laki itu adalah warga sekitar yang duduk - duduk di teras indekos, dan mereka mengaku mengetahui adanya aktivitas itu. Ini masih kami dalami," jelas dia.

Adapun barang bukti yang disita indekos dihuni PSK tersebut berupa alat kontrasepsi di kamar - masing PSK.

"Di masing - masing kamar banyak alat kontrasepsi. Rata rata mereka 2 sampai 3 lelaki yang ditemani setiap harinya dengan tarif Rp500 ribu sekali kencan. Selanjutnya, pemiliknya akan kita panggil, apakah dia tahu atau engga. Karena pemiliknya tidak tinggal disitu," jelas dia.

Baca juga:
Polisi Tangkap Sembilan Mucikari Prostitusi Libatkan Anak di Pontianak
Tempat Pijat Esek-Esek di Depok Digerebek Warga, Pemilik dan Terapis Diperiksa Polisi
Polda Metro Jaya Segera Limpahkan Kasus Prostitusi Artis CA ke Pengadilan
Fokus Kasus Prostitusi CA, Polisi Belum Jadwalkan Pemanggilan Artis Lain
Polisi Soal Pelanggan Artis CA: Tidak Ada dari Kalangan Pejabat
Kenapa Pria Hidung Belang Selalu Lolos Jeratan Kasus Prostitusi?

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.