11 Penyelam TNI AL diterjunkan cari korban pesawat AirAsia
"Kedalaman laut yang berada di bawah serpihan ada 25 meter sampai 30 meter," kata Soelistyo.
Setelah menemukan serpihan pesawat AirAsia di perairan Pangkalanbun, tim SAR langsung menerjunkan penyelam. Sebanyak 11 penyelam dari TNI Angkatan Laut diterjunkan untuk mengecek serpihan-serpihan tersebut.
"Kedalaman laut yang berada di bawah serpihan ada 25 meter sampai 30 meter. Oleh karena itu penyelaman masih bisa kita manfaatkan untuk evakuasi," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo dalam keterangan persnya di Kantor Basarnas Jakarta, Selasa (30/12).
Penyelaman dilakukan secepatnya oleh penyelam terbaik TNI AL. "Kalau kedepan seandainya kita perlukan alat yang lebih modern untuk atasi maka saya akan lakukan langkah untuk meminjam alat," ujarnya.
Serpihan-serpihan itu pertama ditemukan di 03.52,50 lintang selatan, 110.30,53 bujur timur. Serpihan kedua 03527,3 selatan dan 110,30,18 selatan. Serpihan ketiga 03.52,62 lintang selatan dan 110.29,39 bujur timur.
Serpihan itu ditemukan 110 mil dari Pangkalanbun. Posisinya diperkirakan ada pada radial 225 derajat.
Baca juga:
Ada bayangan pesawat di perairan Pangkalanbun, diduga AirAsia
Kabasarnas: 95% Serpihan di Pangkalanbun milik pesawat AirAsia
Jokowi akan terbang ke Pangkalanbun cek serpihan AirAsia
Keluarga penumpang AirAsia teleconference dengan Basarnas pusat
Kemenhub sebut permintaan naik pilot AirAsia belum disetujui ATC
Lihat penemuan serpihan di TV, keluarga penumpang menangis
INFOGRAFIS: Mega operasi pencarian AirAsia QZ 8501