LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA
  2. NASIONAL

100 Hari Kerja Prabowo-Gibran, Anak Gus Dur hingga Menteri Era Jokowi Soroti Kualitas Pendidikan hingga Layanan Kesehatan

Salah satunya menyoroti terkait dengan kualitas pendidikan, layanan kesehatan hingga kelestarian lingkungan serta Sumber Daya Alam (SDA).

Selasa, 28 Jan 2025 18:59:41
100 hari prabowo-gibran
Anak Gus Dur hingga Eks Pimpinan KPK Soroti 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran (merdeka.com)
Advertisement

Sejumlah tokoh tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menyampaikan sejumlah pesan kebangsaan genap 100 hari kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Mereka di antaranya Putri presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sekaligus Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, Menteri Agam periode 2015—2019 Lukman Hakim Syaifuddin dan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019, Laode Muhammad Syarief.

Salah satunya menyoroti terkait dengan kualitas pendidikan, layanan kesehatan hingga kelestarian lingkungan serta Sumber Daya Alam (SDA).

"Presiden dan para pembantunya agar menjalankan program dan kebijakan yang mampu memperbaiki kualitas pendidikan, layanan kesehatan," kata Alissa Wahid di Jakarta Pusat, Selasa (28/1).

Advertisement
Anak Gus Dur hingga Eks Pimpinan KPK Soroti 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran merdeka.com

Berikut 10 Pesan Disampaikan GNB Terkait 100 Hari Kerja Pemerintahan Prabowo-Gibran:


1. Demokrasi sebagai manifestasi 'dari, oleh, dan untuk rakyat' merupakan hal mendasar dalam menjaga dan menata kehidupan bersama berbangsa dan bernegara di tengah masyarakat kita yang majemuk. Demokrasi merupakan wujud kedaulatan rakyat di mana peningkatan kualitas penerapannya menjadi keniscayaan. Penyelenggara Negara perlu mengawal perspektif ini dalam setiap langkahnya.

Advertisement

2. Semua elemen bangsa (penyelenggara negara, pemerintah, masyarakat dan pelaku bisnis) perlu menjaga dan merawat nilai-nilai kebangsaan dan kemasyarakatan demi keutuhan dan kesatuan bangsa Indonesia, sebagaimana amanat konstitusi.

3. Seluruh agenda berbangsa dan bernegara perlu disandarkan pada kemaslahatan rakyat dan masa depan negara bangsa secara berkelanjutan, tidak terjebak pada kepentingan segelintir orang dan kepentingan jangka pendek.

4. Presiden dan para pembantunya agar menjalankan program dan kebijakan yang mampu memperbaiki kualitas pendidikan, layanan kesehatan, kelestarian lingkungan dan sumber daya alam serta penyediaan lapangan kerja, sehingga kualitas hidup warga tetap terjaga dan kian meningkat.

5. Seluruh penyelenggara pemerintahan, khususnya aparat keamanan dan aparat penegak hukum, harus melindungi dan menjaga kebebasan berpendapat dan berekspresi warga negara di era demokrasi, yang merupakan hak asasi yang dijamin konstitusi serta menegakkan hukum secara profesional, berintegritas dan berkeadilan.

6. Para penyelenggara negara di jajaran eksekutif, legislatif, yudikatif, serta pada semua institusi negara dan instansi pemerintahan, haruslah benar-benar menjadi contoh dalam pemberantasan korupsi dengan menerapkan nilai-nilai anti-korupsi.

7. Presiden dan pembantunya, serta para pemimpin daerah, agar bekerja dengan sungguhsungguh memberikan teladan melalui efektivitas dan efisiensi birokrasi, mewujudkan pemerintahan yang bersih, menjunjung tinggi nilai etik dan moral demi kebaikan dan kesejahteraan bersama.

8. Pemerintah dan lembaga legislatif hendaknya membuat dan mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara lebih adil dan bijak. Setiap kebijakan fiskal haruslah berorientasi pada kesejahteraan sosial.

9. Terkait situasi khusus Papua, agar seluruh pihak terkait mampu membangun Papua yang damai dan adil dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup dan ruang hidup warga berdasar kearifan lokal.

10. Semua penyelenggara negara menjadikan ajaran universal agama dan nilai luhur bangsa, khususnya yang terkristalisasi pada Pancasila, sebagai dasar sekaligus orientasi dalam mengemban amanah bangsa.

Advertisement

Dengan demikian kepercayaan masyarakat terus terjaga, berpartisipasi bersama mewujudkan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Dengan kesadaran kolektif, komitmen bersama, dan iktikad baik untuk selalu memperbaiki kehidupan bangsa, semoga semua kita senantiasa dalam rahmat dan berkatnya.

Berita Terbaru
  • Resmi Diumumkan, Ini Skuad Timnas Indonesia FIFA Matchday Juni 2026 Tanpa Jay Idzes
  • Singapura Luncurkan Gerakan Digital Anak, Bantu Keluarga Kelola Waktu Layar Sejak Dini
  • Jasamarga Catat Lonjakan Lalu Lintas MBZ Jelang Libur Waisak dan Harlah Pancasila
  • Kejutan Roland Garros: Juara Bertahan Iga Swiatek Tersingkir dari French Open 2026
  • FOTO: Ribuan Lampion Terangi Langit Borobudur pada Puncak Waisak 2570 BE
  • 100 hari prabowo-gibran
  • berita update
Artikel ini ditulis oleh
Editor Muhamad Agil Aliansyah
N
Reporter Nur Habibie
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.