VinFast VF 3 Telah Dimodifikasi Menjadi Kendaraan Buggy, Berikut Penampilannya.
VinFast VF 3 tampil beda lewat modifikasi digital bergaya buggy, cocok untuk kendaraan pantai.
VinFast VF 3 secara resmi diperkenalkan kepada publik Indonesia dalam acara Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025. Mobil listrik kompak dari Vietnam ini segera menarik perhatian berkat desainnya yang ringkas dan futuristik. Gaya SUV kecil ini membedakannya dari sebagian besar model listrik lainnya yang cenderung lebih besar dan minimalis.
Respon positif terhadap peluncuran VF 3 telah memicu kreativitas para penggemar otomotif, terutama dalam bidang digital rendering. Salah satu karya menarik berasal dari ilustrator otomotif bernama Josaphat Febrian, yang membagikan hasil modifikasinya di akun Instagram @j.f_works. Karya tersebut mengubah VinFast VF 3 menjadi kendaraan bergaya buggy yang terinspirasi oleh mobil pantai.
Menurut Josaphat, ide tersebut muncul dari karakter dasar VF 3 yang kecil dan praktis, sehingga sangat cocok untuk dijadikan kendaraan petualangan di pantai. Inspirasi ini banyak diambil dari mobil sewaan di lokasi wisata yang biasanya digunakan untuk menjelajahi area berpasir atau untuk off-road ringan.
Transformasi Digital
Dalam modifikasi digital ini, tampilan depan VinFast VF 3 masih mempertahankan desain aslinya yang ikonik. Gril horizontal dengan logo "V" dan lampu depan futuristik tetap menjadi daya tarik utama. Namun, penambahan bumper kit beraksen silver memberikan kesan yang lebih tangguh dan siap untuk menghadapi medan ringan.
Bagian pencahayaan juga mendapatkan pembaruan dengan lampu depan kustom yang dilengkapi dengan lampu oranye di bagian atas. Elemen ini menambah kesan unik dan khas seperti kendaraan buggy, yang seringkali menonjol dengan gaya yang menyala dan ekspresif.
Perubahan paling mencolok terlihat dari sisi samping. VinFast VF 3 versi buggy hadir dengan atap terbuka, menciptakan nuansa mobil rekreasi pantai yang bebas dan terbuka. Velg retro Porsche 911 dipadukan dengan ban off-road, sementara warna oranye cerah semakin menonjolkan penampilannya.
Di bagian belakang, tidak banyak perubahan yang dilakukan, kecuali penghapusan kaca belakang dan modifikasi pada pilar C untuk menyesuaikan dengan konsep atap terbuka.
Apa Kata Netizen dan Apakah Akan Diproduksi?
Walaupun hanya berupa modifikasi digital, desain buggy ini dianggap memiliki potensi besar untuk dijadikan kendaraan niche. Banyak pengguna internet yang menunjukkan antusiasme dan berharap versi buggy ini dapat diproduksi dalam jumlah terbatas, contohnya untuk kebutuhan pariwisata atau transportasi ringan di kawasan pantai.
Josaphat menjelaskan bahwa render ini merupakan bentuk ekspresi kreativitas. Namun, jika ada produsen atau pabrikan aftermarket yang berminat untuk mengembangkan konsep ini, tentu itu akan menjadi langkah yang menarik. Terlebih, VinFast VF 3 memiliki dimensi yang mendukung perubahan seperti ini.
Sementara belum ada pernyataan resmi dari VinFast mengenai modifikasi gaya buggy ini, hasil karya Josaphat menjadi bukti nyata bagaimana komunitas otomotif dapat memperluas imajinasi mengenai sebuah produk. Di tengah perkembangan kendaraan listrik yang pesat, interpretasi semacam ini membuka peluang baru untuk personalisasi kendaraan di masa depan.