Update Harga Honda Brio per Juni 2025, Paling Murah Rp 170 Jutaan
Desainnya yang sporty dan fitur-fitur modern membuatnya pilihan utama generasi muda yang mencari mobil kompak, hemat, dan bergaya.
Honda Brio masih menjadi pilihan utama di segmen city car di Indonesia. Dengan desain yang semakin sporty serta fitur-fitur modern, Brio tetap menarik bagi generasi muda yang mencari mobil kompak, hemat bahan bakar, dan bergaya. PT Honda Prospect Motor (HPM) menawarkan dua varian utama Brio, yaitu Satya dan RS, yang masing-masing tersedia dalam transmisi manual (M/T) dan otomatis CVT.
Menurut informasi dari situs resmi Honda Indonesia, harga On The Road (OTR) Jakarta untuk varian Brio Satya adalah sebagai berikut: Satya S M/T: Rp170.400.000; Satya E M/T: Rp185.500.000; dan Satya E CVT: Rp202.500.000. Untuk varian Brio RS yang lebih sporty, harga yang ditawarkan adalah: RS M/T: Rp248.200.000 dan RS CVT: Rp258.200.000. Jika memilih warna two tone, akan ada tambahan biaya sebesar Rp2.500.000.
Seluruh varian Honda Brio dilengkapi dengan mesin 1.2L i-VTEC 4 silinder yang mampu menghasilkan tenaga 90 PS pada 6.000 rpm dan torsi 110 Nm pada 4.800 rpm. Tersedia pilihan transmisi manual 5-percepatan dan CVT Earth Dreams Technology sesuai dengan preferensi konsumen. Fitur keselamatan standar pada mobil ini mencakup ABS + EBD, sensor parkir, serta dual SRS airbag.
Di bagian interior, terdapat layar sentuh 7 inci yang mendukung koneksi Bluetooth, USB, dan screen mirroring. Varian Brio RS memiliki tampilan yang lebih agresif dengan grille dark chrome, pelek 15 inci, LED fog light, serta interior berwarna hitam dengan jahitan oranye. Fitur tambahan seperti sistem smart entry, one push ignition, dan tweeter speaker juga disertakan untuk meningkatkan kenyamanan saat berkendara.
Selain itu, Honda menawarkan program penjualan menarik untuk Brio Satya, yang mencakup uang muka ringan mulai dari Rp11 juta dan cicilan mulai Rp2 juta per bulan. Program ini dirancang untuk memudahkan konsumen dalam memiliki kendaraan Honda di tengah kondisi pasar otomotif yang menurun.
Honda memberikan tanggapan terkait penutupan beberapa dealer mereka di Indonesia
Kondisi pasar otomotif yang belum menunjukkan perbaikan berdampak pada penutupan banyak dealer. Beberapa dealer Honda di berbagai kota, seperti Surabaya dan Bandung, juga mengalami hal yang sama. Menurut Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), pihaknya selalu terbuka terhadap perubahan serta merespon setiap peluang dan tantangan yang ada.
"Pembukaan maupun penutupan dealer adalah hal yang bisa saja terjadi dalam sebuah bisnis," ungkapnya melalui pesan elektronik kepada Liputan6.com pada Senin (2/5/2025).
Lebih lanjut, Billy menekankan bahwa mereka menghormati setiap keputusan yang diambil oleh dealer, yang merupakan bagian dari strategi bisnis masing-masing pemilik atau mitra dealer Honda. "Dan kami juga terus menjalin kerja sama dengan seluruh pihak untuk memastikan pelayanan dan kepuasan terbaik bagi konsumen," tegasnya.
Sebagai tambahan informasi, penjualan Honda di Indonesia mengalami penurunan. Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales Honda hanya mencapai 3.000 unit pada April 2025, yang merupakan penurunan sebesar 52,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu 6.303 unit pada Maret 2025. Sementara itu, penjualan ritel Honda dari dealer ke konsumen hanya mencapai 4.539 unit pada April 2025, turun 44,4 persen dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 8.165 unit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1546348/original/020665200_1490340953-170324_Mobil_Orang_Nomor_1_di_Indonesia_Infografis_Abdillah.jpg)