LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. OTOMOTIF

Terbukti sesatkan konsumen, Australia ancam Volkswagen

Tak tanggung-tanggung, VW bisa dikenakan denda sebesar USD 777 ribu atau setara dengan Rp 11 miliar tiap pelanggaran.

2015-10-05 19:04:00
Volkswagen
Advertisement

Volkswagen telah mengakui bahwa pihaknya memiliki setidaknya 11 juta mobil yang telah terpasangi perangkat yang bisa memalsukan tingkat emisi mesin diesel. Jelas ini adalah kasus serius yang tengah dialami oleh VW.

Berbeda dengan Indonesia yang menganggap tidak merasa dirugikan, Autralia justru ingin menuntut VW.

Produsen otomotif asal Jerman tersebut baal menghadapi ancaman denda jutaan dolar AS di Australia jika terbukti menyesatkan pembeli lokal menyangkut klaim emisi. Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (ACCC) menyatakan Volkswagen harus mengklarifikasinya jika perusahaan itu memasok mobil dengan perangkat itu ke Australia.

"ACCC akan mencari material pemasaran dari VW Group dan tidak akan ragu mengambil langkah jika konsumen terbukti dibohongi, disesatkan atau ditipu," kata Sims, Ketua ACCC, seperti yang dikutip dari Antara (1/10).

Tak tanggung-tanggung, VW bisa dikenakan denda sebesar USD 777 ribu atau setara dengan Rp 11 miliar untuk setiap pelanggaran terhadap Hukum Konsumen Australia.

Baca juga:
Swiss dan Italia blacklist mobil VW model diesel
[Video] Ngakak, gadis-gadis cantik ini putus cinta dengan mobil
Tak hanya VW saja, BMW, Merci, Opel, juga lakukan kecurangan emisi?
Skandal emisi gas buang terkuak, CEO Volkswagen mengundurkan diri
Gara-gara kasus Volkswagen, Qatar rugi Rp 73,2 triliun

(mdk/ega)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.