Pembalap cantik Alinka terima tantangan produsen ban Yokohama
Pembalap cantik Alinka terima tantangan produsen ban Yokohama. Dia diminta menguji ban Yokohama Advan Fleva V701 sebelum dirilis ke pasar. Semula dia ragu menerima tantangan ban ini. Namun akhirnya ban Yokohama Advan Fleva V7 01 pun pindah ke mobil Alinka, Mercedes-Benz CLA 200 warna abu-abu.
Dara berparas ayu ini memiliki nama unik, Alinka Hardianto. Umurnya baru menjejak 24 tahun pada Juni silam.
Tapi jangan percaya pada wajah ayu ini. Di balik penampilannya yang feminin, dara ayu ini ganas dan sangar di sirkuit balap. Skill mengemudinya di atas rata-rata kaum hawa kebanyakan. Kendalinya di lingkar kemudi juga luar biasa.
Jagoan slalom, drift, dan speed offroad tersemat di biografi dara, yang menekuni motorsport sejak usia 14 tahun. Ditambah titel sarjana Manajemen Bisnis dari UPH yang baru diraihnya tahun ini. Hingga tahun ini, sekitar 200 piala parkir rapi di rak rumahnya. Tapi yang paling berharga, juara I Kejurnas Slalom di Bandung dan Lampung kelas FFA. Pada 2011, Alinka menjadi perempuan pertama yang lolos kualifikasi Formula Drift Asia.
Saat ini Toyota Team Indonesia (TTI) menjadi rumah Alinka sebagai pembalap nasional. Di sela keseharian sebagai pembalap, Alinka sering diminta menguji satu produk terkait industri otomotif tentunya. Seperti baru-baru ini, Alinka diminta menguji ban Yokohama Advan Fleva V701, sebelum dirilis ke pasar.
Sejak medio Agustus kemarin, dara penggemar bola basket mengetes ban berkarakter sporty ini selama satu bulan. Semula perempuan penggemar bela diri Muaythai ini ragu menerima tantangan ban ini. Tapi rasa penasarannya lebih tinggi dari rasa ragunya. Alhasilnya, ban Yokohama Advan Fleva V701 pun pindah ke mobil Alinka, Mercedes-Benz CLA 200 warna abu-abu.
Dara penggemar kuliner Nusantara ini pun menguji ban pabrikan asal Jepang ini mengelilingi jalan-jalan ibukota. Kadang ke luar kota menuju Karawang, misalnya. "Terus terang agak ragu saat diminta. Takut boros bensin dan grip-nya di aspal jalan tidak kuat," ungkap Alinka ramah kepada Merdeka.com, kemarin.
Setelah sebulan mengujinya, Alinka punya kesan ban Advan Fleva V701 memiliki performa sporty, tapi tidak bising saat dipacu dengan kecepatan tinggi. Daya cengkeramnya pun mumpuni di jalan basah.
"Saya sempat bawa di atas 100 kilometer per jam, tapi low noise banget, jadi tidak ganggu kenyamanan mobil. Di jalan basah, mobilnya tetap ng-grip dan memecah air, sehingga tidak bikin ngambang mobil," pungkas Alinka, putri pembalap senior Didi Harianto.
Baca juga:
Honda ogah jualan Freed lagi di Indonesia
Deretan mobil-mobil mewah masa depan di Paris Auto Show
Honda konsisten bikin Jazz dan Brio Tuning Contest
Ban Advan Fleva V701 tawarkan performa sporty, harga terjangkau
Ada kontes jual Toyota Calya tercepat di dealer, TAM tak tahu