LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. OTOMOTIF

Mobil Termurah Tesla Setop Produksi Akibat Diterapkannya Tarif Impor dari China

Mobil termurah Tesla, Model 3 Standard Range, kini sudah tidak tersedia di pasar Amerika Serikat.

Jumat, 04 Okt 2024 15:17:00
amerika serikat
Tesla Model 3 Performance memberikan peningkatan performa tajam dan beberapa detail penyesuaian. (Tesla) (© 2024 Liputan6.com)
Advertisement

Model 3 Standard Range, mobil termurah dari Tesla, kini sudah tidak ada lagi di pasar Amerika Serikat (AS). Hal ini diduga disebabkan oleh peningkatan tarif impor yang berlaku untuk produk dari China.

Akibatnya, Tesla terpaksa menghentikan penjualan Model 3. Sebelum ditarik dari pasaran, harga Model 3 ditetapkan sebesar Rp 601 juta. Saat ini, mobil Tesla dengan harga paling terjangkau di AS adalah Model 3 Long Range RWD yang dijual seharga Rp 655 juta.

Tampaknya Tesla memilih untuk tidak bersaing di segmen pasar yang lebih rendah, terbukti dengan penarikan Model 2 yang memiliki harga lebih murah dibandingkan Model 3. Keputusan untuk menghentikan Model 3 Standard Range tidak dapat dikendalikan oleh Tesla.

Jika mereka terus menjual produk impor dari China, harga harus dinaikkan. Ini disebabkan oleh kebijakan pemerintahan Biden yang mulai memberlakukan tarif impor lebih tinggi untuk barang-barang dari Tiongkok sejak 27 September lalu, terutama untuk sel baterai LFP yang dikenakan tarif 25 persen, meningkat 7,5 persen dari tarif sebelumnya.

Advertisement

Konsekuensi dari keberadaan Tesla Model 3 jika tetap dipasarkan

Penerapan tarif pajak China di Amerika Serikat tidak hanya berdampak pada produk asal China, tetapi juga mempengaruhi harga Model 3 Standard Range. Apabila Model 3 Standard tetap dijual, kemungkinan harganya akan lebih tinggi dibandingkan dengan versi Long Range RWD, yang menawarkan jangkauan lebih jauh.

Dari segi harga dan spesifikasi, Model 3 Standard jelas tidak diuntungkan jika dibandingkan dengan pesaing di kelasnya, sehingga Tesla mungkin harus menarik model tersebut dari pasar. Tesla memiliki opsi untuk mengajukan keringanan pajak federal AS sebesar Rp 116 juta sebagai subsidi untuk kendaraan listrik.

Advertisement

Namun, karena baterai yang digunakan Tesla berasal dari Tiongkok, tampaknya akan sulit bagi mereka untuk memperoleh keringanan harga. Sebagai ilustrasi, jika Tesla berhasil mendapatkan subsidi pajak federal, harganya malah bisa naik, bukan turun, karena mereka harus membayar pajak impor untuk baterai jika ingin mendapatkan subsidi tersebut.

Advertisement

Dalam perbandingan antara biaya pajak dan pendapatan dari subsidi, situasi ini tampaknya tidak menguntungkan bagi Tesla.

Berita Terbaru
  • Ingin Mesin Awet? Perhatikan Cara Memilih Filter Udara yang Tepat
  • Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Mengurangi Sampah Rumah Tangga, Lingkungan Jadi Lebih Sehat
  • 5 Trik Berkendara Hemat Bensin yang Wajib Dicoba Saat Pertamax Mahal
  • Polda Bali Tangkap 138 Tersangka dan Sita Narkoba Senilai Rp13 Miliar
  • Menteri Jumhur dan Koster Deklarasikan Bali Menuju 100 Persen Pemilahan Sampah
  • amerika serikat
  • konten ai
  • merdekaoto
  • mobil listrik
  • tesla
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dedi Rahmadi
R
Reporter Rendy Yansah, Liputan6.com, Triyasni, Septian Pamungkas
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.