LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. OTOMOTIF
  2. BERITA

Mobil Terbang Siap Mengudara, Teruji dan Tak Lagi Sekadar Fiksi

Mobil terbang bukan lagi fiksi! Beberapa model sudah teruji dan siap dipasarkan, meskipun dengan harga fantastis dan regulasi yang masih berkembang.

Kamis, 06 Mar 2025 10:08:59
kendaraan listrik
Mobil terbang Alef Aeronautics (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Ide mengenai kendaraan yang dapat bergerak di jalan raya sekaligus terbang di udara telah lama dianggap sebagai konsep dalam dunia fiksi ilmiah. Namun, Alef Aeronautics, sebuah perusahaan asal Amerika Serikat, baru-baru ini menunjukkan bahwa teknologi ini nyata dan bukan hanya sekadar khayalan. Dalam uji coba terbaru mereka, mobil listrik yang mereka kembangkan berhasil melaju di jalan raya dan kemudian lepas landas secara vertikal serta mendarat dengan mulus. Ini merupakan salah satu inovasi terdepan dalam dunia otomotif saat ini.

Kendaraan ini memiliki desain yang mirip dengan mobil biasa, namun dapat bertransformasi menjadi pesawat tanpa memerlukan landasan pacu. Hal ini menjadikannya sebagai solusi yang menjanjikan untuk mengatasi kemacetan di kota-kota besar. Keberhasilan yang diraih oleh Alef Aeronautics ini membuat banyak orang membandingkannya dengan pencapaian bersejarah yang dilakukan oleh Wright bersaudara pada tahun 1903.

Lantas bagaimana penampakan mobil tersebut? dan apa saja fakta yang terkaitnya? Berikut penjelasan lengkap mengenai proyek ambisius yang kini bukan lagi mimpi, dirangkum Merdeka.com, Kamis (6/3).

Uji Coba Mobil Terbang Pertama Berhasil di Hadapan Publik

Mengacu pada informasi dari situs indiandefencereview.com, pada tanggal 19 Februari 2025, Alef Aeronautics melaksanakan demonstrasi publik perdana untuk mobil terbang yang dinamakan Model Zero. Kendaraan listrik ini dirancang untuk dapat beroperasi di jalan raya dan beralih ke mode terbang dengan lepas landas vertikal serta kembali mendarat dengan aman.

Advertisement

Demonstrasi tersebut berlangsung selama 40 detik dan menunjukkan kemampuan kendaraan dalam beralih dari mode darat ke udara tanpa memerlukan infrastruktur tambahan seperti landasan pacu atau vertiport. Selain itu, uji coba ini dilakukan dengan standar keselamatan yang tinggi, termasuk penutupan jalan di sekitar lokasi penerbangan untuk menghindari risiko bagi masyarakat.

CEO Alef Aeronautics, Jim Dukhovny, mengungkapkan bahwa peristiwa ini memiliki makna sejarah yang setara dengan penerbangan pertama yang dilakukan oleh Wright bersaudara, menandai kemajuan signifikan menuju revolusi dalam transportasi udara pribadi.

Advertisement

"Why show only now (even though we said we flew for over 3 years)? a. As a startup, an early stage startup, we have to protect our Intellectual Property, so not everything could be shown publicly yetb. We’re obsessed with safety, and we wanted to make sure the car is safe enough for consumers before we actually show itc. You have only one chance to make the first impression (Mengapa baru muncul sekarang (padahal kami bilang kami terbang lebih dari 3 tahun)? A. Sebagai startup, startup tahap awal, kita harus menjaga Kekayaan Intelektual kita, jadi belum semuanya bisa ditampilkan ke publikB. Kami terobsesi dengan keselamatan, dan kami ingin memastikan mobil tersebut cukup aman bagi konsumen sebelum kami benar-benar menunjukkannyaC. Anda hanya memiliki satu kesempatan untuk membuat kesan pertama…)," kata Alef, di laman LinkedInnya.

Teknologi Revolusioner: Desain Inovatif dan Performa yang Efisien

Mobil terbang Alef Aeronautics © 2025 Liputan6.com

Berbeda dengan banyak konsep mobil terbang lainnya yang lebih mirip dengan drone atau pesawat kecil, Model Zero dirancang sedemikian rupa sehingga tetap tampak seperti mobil biasa. Dengan baling-baling yang tersembunyi di dalam bodinya, kendaraan ini dapat digunakan di jalan raya sebelum beralih ke mode penerbangan.

Salah satu fitur paling menarik dari kendaraan ini adalah kabinnya yang dipasang pada sistem gimbal. Sistem ini menjaga kabin tetap stabil saat kendaraan melakukan manuver di udara, sehingga meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang.

Dari segi performa, Model Zero mampu menjelajah sejauh 320 km di darat dan 160 km di udara. Hal ini menjadikannya pilihan yang menarik bagi mereka yang ingin menghindari kemacetan tanpa harus meninggalkan kendaraan pribadi mereka.

Sertifikasi dan Keamanan Jadi Fokus Utama

Meskipun mobil terbang ini telah berhasil dalam tahap uji coba, tetap saja ada berbagai tantangan yang harus dihadapi, salah satunya adalah adanya regulasi yang sangat ketat. Agar kendaraan ini dapat digunakan secara luas, penting bagi mobil terbang untuk mendapatkan sertifikasi dari lembaga otomotif dan penerbangan, termasuk persetujuan dari Administrasi Penerbangan Federal (FAA).

Saat ini, Model Zero hanya memiliki Sertifikat Kelaikan Udara Khusus dari FAA, yang membatasi penggunaannya untuk pengujian saja. Untuk bisa beroperasi di jalan raya dan udara tanpa batasan, Alef Aeronautics harus memenuhi standar keselamatan yang lebih ketat.

Di samping itu, perusahaan juga mengklaim bahwa kendaraan ini dilengkapi dengan sistem keamanan yang redundan serta parasut balistik. Namun, publik dan pihak regulator masih perlu diyakinkan bahwa mobil terbang ini dapat digunakan secara aman dalam kehidupan sehari-hari.

Harga dan Target Pasar: Apakah Mobil Terbang Bisa Dijangkau Semua Orang?

Mobil terbang Alef Aeronautics © 2025 Liputan6.com

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh Alef Aeronautics adalah tingginya harga kendaraan ini. Model A, yang merupakan versi komersial dari Model Zero yang sedang dalam tahap pengembangan, diperkirakan akan dijual dengan harga sekitar $300.000, atau setara dengan Rp4,7 miliar.

Dengan harga yang demikian, mobil terbang ini hanya dapat dijangkau oleh segmen tertentu dalam masyarakat. Namun, Alef Aeronautics telah merencanakan untuk memproduksi versi yang lebih terjangkau, yaitu Model Z, yang diperkirakan akan diluncurkan pada tahun 2035. Model Z ini dirancang untuk menampung empat penumpang dan dipatok dengan harga sekitar $35.000, yang setara dengan Rp550 juta.

Jika Model Z berhasil diluncurkan, kemungkinan besar teknologi mobil terbang akan semakin mendekat kepada masyarakat umum dan dapat menjadi bagian dari sistem transportasi di masa depan.

Masa Depan Mobil Terbang: Akankah Segera Menjadi Transportasi Umum?

Meskipun teknologi mobil terbang telah terbukti efektif, masih ada banyak pertanyaan yang belum terjawab mengenai kesiapan infrastruktur dan penerimaan masyarakat terhadap inovasi ini. Selain itu, regulasi yang sedang dalam proses penyusunan juga menjadi tantangan, sementara sistem lalu lintas udara perkotaan harus diubah untuk dapat menampung jenis kendaraan baru ini.

Jika semua tantangan tersebut dapat diatasi, mobil terbang berpotensi menjadi solusi untuk masalah transportasi modern, memungkinkan perjalanan yang lebih cepat dan efisien tanpa terhalang oleh kemacetan di jalan raya.

Dengan lebih dari 3.300 pre-order yang telah terdaftar, terlihat jelas bahwa minat masyarakat terhadap mobil terbang sangat tinggi. Pertanyaannya sekarang adalah, kapan kita akan melihat kendaraan ini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari?

People Also Ask

1. Apakah mobil terbang sudah bisa dibeli?

Saat ini, Model Zero dari Alef Aeronautics baru dalam tahap uji coba dan belum tersedia untuk dibeli. Namun, versi komersialnya, Model A, direncanakan rilis dalam beberapa tahun ke depan.

2. Berapa harga mobil terbang Alef Aeronautics?

Versi pertama mobil terbang ini diperkirakan dijual seharga $300.000 (Rp4,7 miliar). Namun, versi yang lebih terjangkau, Model Z, direncanakan rilis pada 2035 dengan harga sekitar $35.000 (Rp550 juta).

3. Apakah mobil terbang membutuhkan izin khusus?

Ya, kendaraan ini membutuhkan sertifikasi dari otoritas penerbangan dan otomotif agar bisa beroperasi secara legal di udara maupun di jalan raya.

4. Bagaimana cara kerja mobil terbang?

Advertisement

Mobil ini dapat dikendarai di jalan seperti kendaraan biasa, lalu beralih ke mode terbang dengan sistem lepas landas vertikal tanpa memerlukan landasan pacu.

Berita Terbaru
  • Akses Terbuka, Masyarakat Kini Bisa Cek Langsung Stok Beras Bulog di Gudang
  • Pete-pete Laut Makassar Beroperasi Juni 2026, Perkuat Konektivitas Antarpulau
  • Polres Tasikmalaya Tangani Kasus Penganiayaan Tokoh Agama, Pelaku Kooperatif Menyerahkan Diri
  • Pesan Kaesang untuk Kader PSI: Kolaborasi Saja dengan Partai Lain
  • KA BIAS Layani 180 Ribu Penumpang di Triwulan I 2026, Perkuat Integrasi Antarmoda
  • alef aeronautics
  • berita ringan
  • evtol
  • inovasi teknologi
  • joby aviation
  • kendaraan listrik
  • konten ai
  • mobil terbang
  • naispr
  • news oke
  • teknologi mobil terbang
  • transportasi masa depan
  • xpeng
Artikel ini ditulis oleh
Editor Ricka Milla Suatin
N
Reporter Nurul Diva, Nisa Mutia Sari
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.