BYD Buktikan Flash Charging Super Cepat, Ngecas Kurang dari 10 Menit di Gurun
Hingga awal Mei 2026, BYD telah mendirikan lebih dari 5.715 stasiun pengisian cepat yang tersebar di berbagai daerah di China.
BYD kembali menegaskan ambisi besar mereka dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di seluruh dunia. Baru-baru ini, pabrikan asal Tiongkok ini melakukan uji coba teknologi flash charging di lokasi ekstrem, yaitu di kawasan gurun terpencil yang memiliki kondisi lingkungan yang sangat menantang. Langkah ini bukan sekadar demonstrasi biasa, melainkan menjadi bukti bahwa teknologi pengisian daya super cepat dari BYD tetap andal meski dihadapkan pada suhu tinggi, debu ekstrem, dan jauh dari infrastruktur perkotaan.
Menurut laporan dari CarNewsChina, pengujian tersebut dilakukan dengan menggunakan kendaraan listrik yang mendukung sistem pengisian ultra-cepat. Dalam demonstrasi ini, BYD berhasil menunjukkan bahwa stasiun pengisian tetap berfungsi secara optimal meskipun berada di area yang terpencil. Ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan untuk memastikan bahwa teknologi mereka dapat diakses secara luas, termasuk di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan infrastruktur.
Sorotan utama tentu saja terletak pada teknologi BYD Flash Charging. Sistem ini diklaim mampu mengisi daya baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar 5 menit. Bahkan, untuk pengisian dari 10 persen hingga hampir penuh, hanya dibutuhkan waktu sekitar 9 menit dalam kondisi optimal. Kecepatan ini membuat proses pengisian mobil listrik semakin mendekati waktu yang diperlukan untuk mengisi bahan bakar kendaraan konvensional. Jika teknologi ini diterapkan secara luas, maka kekhawatiran mengenai lamanya waktu pengisian daya bisa berkurang secara signifikan.
Perluas jaringan infrastruktur yang ada
BYD tidak hanya berfokus pada inovasi teknologi, tetapi juga aktif dalam memperluas jaringan infrastruktur mereka. Hingga awal Mei 2026, perusahaan ini telah memiliki lebih dari 5.715 stasiun pengisian cepat yang tersebar di berbagai lokasi di China. Pertumbuhan yang pesat ini menunjukkan keseriusan BYD dalam membangun ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh. Di masa depan, BYD menargetkan untuk membangun hingga 20.000 stasiun pengisian cepat di China pada akhir tahun 2026.
Ekspansi BYD tidak hanya terbatas pada pasar domestik, tetapi juga mulai merambah ke pasar global, termasuk rencana untuk membangun jaringan di berbagai negara, khususnya di kawasan Eropa. Dengan menggabungkan teknologi pengisian super cepat dan jaringan infrastruktur yang luas, BYD berupaya mengatasi salah satu tantangan utama kendaraan listrik, yaitu waktu pengisian daya. Jika strategi ini berhasil dilaksanakan, adopsi mobil listrik diperkirakan akan meningkat, termasuk di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan infrastruktur. Langkah yang diambil oleh BYD ini juga menegaskan persaingan ketat dalam industri otomotif global untuk menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan yang lebih praktis, efisien, dan mudah diakses.